Kemenperin Bantah Isu Dua Pabrik Komponen Otomotif Pindah ke Vietnam

Share

Kementerian Perindustrian membantah kabar mengenai rencana relokasi dua pabrik komponen otomotif di Jawa Timur ke Vietnam. Berdasarkan penelusuran resmi, kedua industri tersebut dipastikan masih beroperasi normal di Indonesia.

Kabar pemindahan fasilitas produksi ini awalnya diungkapkan oleh Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Ia menyebut dua pabrik berinduk perusahaan Jepang di Mojokerto dan Pasuruan dengan inisial PT J dan PT S akan pindah ke Vietnam.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita langsung merespons isu tersebut. Ia memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika untuk menyelidiki kebenaran informasi relokasi serta isu pemutusan hubungan kerja di kedua perusahaan.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni menjelaskan bahwa kedua perusahaan yang dimaksud diduga kuat adalah PT JAI di Kabupaten Pasuruan dan PT SAI di Kabupaten Mojokerto, seperti dilansir dari Detik Oto.

"Kedua perusahaan tersebut juga tercatat aktif menyampaikan laporan kegiatan industri melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) secara rutin sesuai ketentuan yang berlaku pada Permenperin 13 Tahun 2025," katanya dikutip dari keterangan tertulis Kemenperin.

Pihak Kemenperin telah mendapatkan konfirmasi langsung dari manajemen perusahaan. Fasilitas produksi PT JAI dan PT SAI dipastikan tetap berjalan seperti biasa tanpa ada rencana pemindahan ke Vietnam.

Manajemen kedua perusahaan juga menyatakan tidak ada pengurangan tenaga kerja. Isu mengenai pemutusan hubungan kerja massal pada fasilitas produksi mereka dipastikan tidak benar.

"Berdasarkan hasil penelusuran kebenaran informasi ini, kami dari Kementerian Perindustrian sementara menyimpulkan bahwa pertama belum ada rencana relokasi fasilitas produksi PT JAI dan PT SAI dari Indonesia ke Vietnam. Dan kedua, tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK pada dua perusahaan industri tersebut," ungkap Febri.

PT SAI dan PT JAI merupakan produsen komponen otomotif dengan nilai investasi besar di Indonesia. Total realisasi investasi kedua perusahaan tersebut kini telah mencapai lebih dari Rp 1,9 triliun.

"Nilai investasi yang telah direalisasikan menunjukkan kepercayaan dan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan usaha dan investasinya di Indonesia," kata Febri.

Aktivitas manufaktur kedua pabrik juga terpantau berjalan baik pada Triwulan I Tahun 2026. PT S merealisasikan produksi sebesar 1,2 juta pieces komponen, sedangkan PT J memproduksi sekitar 1,6 juta pieces komponen.

Seluruh hasil produksi dari kedua pabrik ini ditujukan untuk memenuhi pasar ekspor. Orientasi ekspor yang mencapai 100 persen membuat kedua perusahaan menjadi bagian penting dalam rantai pasok global sekaligus penyumbang kinerja ekspor manufaktur nasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author