Kemendikdasmen Bangun 37 Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026

Share

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menargetkan pembangunan 37 unit Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengonfirmasi program tersebut pada Sabtu (1/8/2026), dilansir dari Detikcom. Pengembangan lembaga pendidikan unggulan jenjang SMP dan SMA ini bakal diperluas hingga mencapai total 500 unit di berbagai daerah pada 2029.

Sebanyak 17 sekolah dari target tahun pertama siap beroperasi mulai tahun ajaran 2026/2027. Kehadiran sarana pendidikan baru ini dirancang untuk mendorong peningkatan kompetensi para tenaga pengajar dan menjadi pusat berbagi pengalaman mengajar. Kemendikdasmen juga mengarahkan setiap fasilitas pembelajaran agar dapat dimanfaatkan oleh institusi di wilayah sekitarnya.

"SNT boleh unggul secara kualitas, tetapi secara sosial jangan menjadi sekolah eksklusif. SNT harus menjadi laboratorium, tempat sekolah lain datang, belajar, dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia," tutur Fajar Riza Ul Haq, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kementerian optimistis pelaksanaan program strategis ini mampu berjalan optimal di lapangan dengan kolaborasi erat bersama jajaran pemerintah daerah. SNT disiapkan menjadi motor penggerak utama demi mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan secara nasional. "Kami percaya dengan dukungan pemerintah daerah, SNT akan berhasil sebagaimana yang diinginkan Bapak Presiden dan menjadi katalisator untuk menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua," lanjut Fajar Riza Ul Haq, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pembangunan fisik SNT di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diproyeksikan mulai berjalan pada Oktober 2026. Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru menyediakan kuota sebanyak 80 siswa untuk setiap jenjang di masing-masing sekolah. Hasil penilaian sementara menunjukkan calon siswa asal Banyumas menempati peringkat pertama nasional untuk jenjang SMA dan posisi kedua untuk SMP. Fajar menilai performa peserta didik dalam tahap Tes Bakat Skolastik mencerminkan kesiapan ekosistem pendidikan setempat.

"Ini menunjukkan putra-putri Banyumas memiliki kompetensi yang sangat baik. Mudah-mudahan juga mencerminkan kekuatan ekosistem pendidikan yang telah tumbuh di Banyumas," kata Fajar Riza Ul Haq, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Kemendikdasmen Pendidikan SNT
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author