Kemendagri Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

Share

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat komitmen dukungan terhadap ekosistem pembiayaan perumahan guna mengakselerasi pelaksanaan Program 3 Juta Rumah di Provinsi Jawa Timur, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui serangkaian tindakan, mulai dari pembinaan pemerintah daerah (pemda), penguatan perencanaan pembangunan, percepatan perizinan, hingga sinkronisasi data perumahan secara menyeluruh agar bantuan tepat sasaran. Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyampaikan dukungan instansinya saat menghadiri agenda kolaborasi pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi di Kota Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (4/8/2026).

"Kami dari Kemendagri mendukung sepenuhnya penguatan ekosistem pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Dalam Negeri.

Dukungan tersebut diintegrasikan secara langsung ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran di tingkat daerah, seperti RPJMD, Renstra perangkat daerah, RKPD, hingga skema APBD. Selain itu, pembinaan mengenai pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga diberikan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pihak pengembang.

Kemendagri turut mendorong proses penerbitan PBG khusus MBR agar diselesaikan paling lambat dalam 10 hari melalui penyesuaian Peraturan Kepala Daerah. "Tetap perlu diperkuat agar layanan PBG ini semakin cepat, sederhana, transparan kemudian tidak bertele-tele dan tidak membebani masyarakat," tegas Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Dalam Negeri.

Guna memetakan backlog kepemilikan dan kelayakan hunian, integrasi data dilakukan dengan melibatkan BPS, Ditjen Dukcapil, serta dinas perumahan dari tingkat kecamatan sampai desa dan kelurahan. Acara di Aula Tirta Graha Perumda Air Minum Surya Sembada tersebut turut dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, serta peserta KUR.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author