Gubernur Bobby Nasution Pastikan Kelayakan Stadion Teladan Medan
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan lapangan Stadion Teladan Medan sudah layak digunakan untuk ajang Piala AFF U19 2026 pada Sabtu (30/5/2026). Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh keputusan PSSI untuk menggunakan arena olahraga tersebut.
Kondisi infrastruktur pendukung seperti toilet, akses masuk, dan fasilitas penunjang lainnya saat ini masih terus dilengkapi demi menjamin faktor keamanan penonton. Turnamen internasional skala Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 1 hingga 14 Juni 2026.
"Kalau lapangan sudah oke, tetapi infrastruktur pendukung, seperti toilet, akses, dan lainnya belum. Ini terkait masalah keamanan untuk penonton, bukan masalah lapangan," kata Bobby setelah meninjau Stadion Teladan Medan, Sabtu.
Bobby Nasution juga mengklarifikasi perihal video viral mengenai komunitas pelari yang menggunakan lapangan Stadion Teladan. Berdasarkan hasil penelusuran, keberadaan para pelari tersebut disebabkan oleh adanya undangan dari pihak panitia lokal.
"Kita sudah cek, kita tahunya dari postingan kemarin. Kita cross-check, bukan mau membela tidak 100% salah dari komunitas larinya. Jadi kalau boleh, antusiasme semua bidang olahraga ada yang pecinta lari, bola jangan jadikan itu sebagai permusuhan dan saling serang lagi di media sosial," ucap Bobby di area Stadion Teladan Medan, Sabtu (30/5/2026).
Gubernur menambahkan bahwa undangan tersebut murni berasal dari panitia lokal pengelola lapangan, bukan dari pihak manajemen AFF. Tujuan awal dari undangan tersebut adalah untuk membagikan informasi mengenai perkembangan terbaru renovasi Stadion Teladan.
"Ada undangan dari panitia lokal tapi bukan dari panitia AFF. Panitia lokal yang mengundang yang mengurusin tentang lapangan, baik yang ada di SUSU dan Teladan. Panitia lokal yang kemarin mengundang niatnya untuk menginformasikan update perkembangan tentang Teladan," tambah Bobby.
Miskomunikasi dinilai menjadi penyebab para pelari tersebut akhirnya membuat konten video di dalam area lapangan utama. Bobby menyatakan pihak pengundang dari kepanitiaan lokal akan dijatuhi sanksi tegas atas insiden tersebut.
"Nah, mungkin kebablasan saja karena mereka pelari mungkin jadi buat konten untuk lari-lari kecil. Nah, itu memang miss-nya di situ, jadi kalau saya sampaikan, jangan disalahkan 100% ke komunitas larinya tetapi ada salah juga dari panitia lokal," imbuh Bobby.
Evaluasi menyeluruh telah diinstruksikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali menjelang pembukaan turnamen resmi pada hari Senin. Oknum panitia yang melanggar aturan terancam dikeluarkan dari kepanitiaan pertandingan.
"Sudah kita tahu orangnya, saya juga sudah minta kepada panitia lokal untuk memberikan sanksi. Kalau misalnya sudah mau mulai hari Senin, jangan ada seperti itu lagi. Kalau seperti itu lagi, bagus yang begitu keluarkan dari kepanitiaan, itu yang sudah saya sampaikan," pungkas Bobby.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga memaparkan opsi pemanfaatan stadion yang masih digodok oleh pihak penyelenggara. Penentuan status penggunaan stadion akan segera diputuskan.
"Sampai hari ini keputusannya belum ada. Ada dua opsi, serendah-rendahnya menjadi tempat latihan, dan kedua pertandingan tetapi tanpa penonton. Mungkin ada empat pertandingan," kata Arya.
Proses revitalisasi fisik fisik stadion saat ini dipastikan sudah memasuki tahapan penyelesaian akhir oleh dinas terkait. Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Medan terus mengintensifkan pengerjaan agar seluruh fasilitas siap tepat waktu.
"Sudah tahap finishing,” kata Tengku Chairulniza, Senin (26/5).
Pemerintah kota mengandalkan kerja sama terpadu antardinas untuk mempercepat proses pembersihan kawasan arena olahraga tersebut. Kepala dinas menyebutkan bahwa seluruh elemen pendukung saling bersinergi di lapangan.
"Persiapannya terus digencarkan," kata Tengku.
Langkah taktis pembersihan sisa material bangunan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan daerah Kota Medan guna mematangkan nilai estetika bangunan. Gotong royong massal melibatkan aparat kecamatan hingga petugas kebersihan.
”Hari ini kita menginisiasi gotong royong massal. kali ini kita ajak seluruh perangkat kecamatan dan kelurahan untuk bersama-sama turun ke Stadion Teladan. Karena masih ada beberapa bagian stadion yang dalam tahap konstruksi, kita bersihkan sama-sama di akhir minggu ini,” kata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas.
Piala AFF U19 2026 diikuti oleh 11 negara Asia Tenggara serta Australia, di mana Stadion Teladan Medan ditunjuk menggelar laga Grup B yang dihuni Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Turnamen ini resmi dibuka di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (1/6) dengan laga pembuka antara Vietnam melawan Timor Leste pukul 16.00 WIB, disusul laga Indonesia menghadapi Myanmar pukul 20.00 WIB.