Kekayaan Donald Trump Melonjak Tembus Rp117 Triliun dari Bisnis Kripto

Share

Kekayaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan melonjak drastis hingga mencapai US$6,5 miliar atau sekitar Rp117 triliun setelah 17 bulan kembali menjabat di Gedung Putih. Berdasarkan laporan pengungkapan keuangan tahunan 2025 yang dirilis Kantor Etika Pemerintah AS pada Selasa, pertumbuhan kekayaan ini didorong secara masif oleh ekspansi bisnis aset kripto milik keluarganya. Dokumen setebal 927 halaman tersebut mencatat bahwa perusahaan Trump meraup pendapatan hampir US$800 miliiar dari World Liberty Financial, sebuah startup digital yang didirikan bersama putra-putranya.

Selain itu, terdapat pemasukan royalti sebesar US$635 juta dari perjanjian lisensi mata uang kripto bertema dirinya yang diluncurkan menjelang pelantikan presiden pada Januari 2025.

Pakar etika pemerintahan dan mantan pejabat Kantor Etika Pemerintah AS, Don Fox, menyoroti besarnya keuntungan tersebut di tengah berbagai kebijakan pelonggaran regulasi industri digital yang diambil oleh pemerintahan Trump. Gedung Putih langsung membantah keras adanya tuduhan benturan kepentingan etika antara jabatan publik dan bisnis pribadi sang presiden.

"Baik Presiden maupun keluarganya tidak pernah terlibat, dan tidak akan pernah terlibat, dalam konflik kepentingan," kata Wakil Sekretaris Pers Utama Gedung Putih Anna Kelly dalam pernyataan kepada AFP. Ia menambahkan bahwa Trump dengan bangga telah mengarahkan kebijakan eksekutifnya untuk mendukung industri baru ini berkembang di Amerika Serikat.

"Semua tindakan Presiden Trump dan pemerintahannya diambil demi kepentingan terbaik rakyat Amerika. Siapa pun yang menyebarkan narasi sebaliknya, hanya mengulang tuduhan lama dan keliru yang telah digaungkan Partai Demokrat dan media arus utama selama satu dekade," imbuhnya. Selain sektor digital, lini bisnis tradisional Trump seperti resor Mar-a-Lago dan klub golf juga mencatatkan kenaikan pendapatan berkisar antara 15 hingga 27 persen sepanjang tahun lalu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author