Keiichi Tsuchiya Hadiri IMX 2026 di Tangerang
Legenda drifting dunia Keiichi Tsuchiya dipastikan akan menghadiri acara puncak Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, pada 9-11 Oktober 2026. Kehadiran pria yang dijuluki Drift King ini dikonfirmasi untuk meramaikan pameran modifikasi bertema "Next Gen Culture" tersebut.
Dilansir dari Detik Oto, ajang ini menjadi kesempatan besar bagi para pencinta otomotif tanah air untuk bertemu langsung dengan sang legenda. Mantan pembalap profesional asal Jepang tersebut menyatakan antusiasmenya untuk kembali menyapa para penggemar di Indonesia melalui siaran resmi panitia.
"Saya siap hadir kembali di IMX 2026. Saya masih merahasiakan apa saja yang nanti saya hadirkan di IMX 2026. Tunggu kejutannya dari saya!" kata Keiichi Tsuchiya, Pembalap Legendaris Jepang.
Project Director IMX Andre Mulyadi menjelaskan bahwa kedatangan tokoh otomotif dunia tersebut menjadi babak baru bagi industri modifikasi tanah air. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat hubungan internasional yang dibangun dengan industri modifikasi Jepang.
"Kehadiran Keiichi Tsuchiya merupakan simbol kuat kemitraan internasional yang kami bangun dengan industri modifikasi Jepang. Di IMX 'Next Gen Culture' ini, kami ingin talenta dan modifikator lokal dapat menyerap langsung ilmu dan pengalaman dari figur legendaris dunia, terlebih sang Drift King akan hadir membawa kejutan tahun ini," ujar Andre Mulyadi, Project Director IMX.
Sebelum menginspirasi para penggemar otomotif global, Keiichi memulai karier balap resminya di ajang Fuji Freshman Series pada tahun 1977 saat berusia 21 tahun. Namanya menjadi ikonik setelah ia mengasah kemampuan kontrol kemudi ekstrem melalui balapan liar di jalur pegunungan Jepang.
Gaya balap yang agresif di sirkuit membuatnya dijuluki Drift King oleh media otomotif Jepang, komentator, dan komunitas. Julukan ini makin dikenal luas di tingkat global setelah perilisan video legendaris Pluspy pada tahun 1987 yang menampilkan aksi drifting jalanan di pegunungan.
Catatan prestasi balap Keiichi meliputi juara Formula Mirage (1990), posisi kedua di 1000km of Suzuka (1994), dua kali juara kelas di 24 Hours of Le Mans (1995 dan 1999), serta runner-up All Japan GT Championship (2001).
Keiichi resmi menutup karier profesionalnya pada 2004 setelah memecahkan rekor GT Car Tsukuba Time Attack menggunakan Honda ARTA NSX dengan catatan waktu 51,875 detik. Setelah pensiun, ia aktif menjadi Team Director tim ARTA, konsultan anime Initial D, juri kejuaraan drift, hingga menjadi cameo dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift.