Kedatangan Pelatih Baru di Ajax Mengancam Posisi Maarten Paes

Share

Masa depan penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, bersama Ajax Amsterdam berpotensi menghadapi rintangan besar. Perubahan di kursi kepelatihan klub raksasa Belanda tersebut pada musim mendatang diprediksi dapat menggeser posisi sang kiper utama.

Seperti dilansir dari Bola, Ajax saat ini santer dikabarkan tengah mendekati Michel, sosok yang sekarang menakhodai klub Spanyol, Girona. Michel menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi pelatih kepala permanen menggantikan Oscar Garcia yang berstatus sebagai pelatih interim.

Kebutuhan Ajax akan manajer tetap sangat mendesak setelah mereka berganti-ganti juru taktik sepanjang musim ini. Sebelum ditangani Oscar Garcia, klub sempat mempekerjakan John Heitinga dan Fred Grim.

Media Belanda, Voetbal Primeur, mengabarkan bahwa manajemen Ajax telah menjalin kesepakatan dengan Michel. Informasi ini dikonfirmasi oleh jurnalis Belanda, Henk Spaan, melalui kolomnya di Het Parool.

Manajer berusia 50 tahun asal Spanyol tersebut akan berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Girona habis. Michel tercatat telah menangani klub La Liga tersebut sejak tahun 2021.

"Saya menerima telepon pada Jumat malam pekan lalu. Ringkasannya Michel mencapai kesepakatan dengan Ajax seminggu yang lalu," kata Henk Spaan.

Filosofi Permainan Mengancam Maarten Paes

Kabar merapatnya Michel langsung berdampak pada spekulasi masa depan Maarten Paes di skuad utama. Karakteristik taktik yang diusung mantan pelatih Rayo Vallecano itu dinilai tidak cocok dengan gaya bermain Paes.

Henk Spaan menjelaskan bahwa Michel memiliki kriteria khusus yang sangat ketat untuk posisi penjaga gawang. Pelatih berkebangsaan Spanyol ini menyukai tipe kiper modern yang piawai mengalirkan bola dari lini pertahanan menggunakan kaki.

"Saya langsung memikirkan kiper yang bermain dengan kaki dan mencoret nama Paes, dengan segala hormat," ujar Henk Spaan.

Rekam Jejak Kepelatihan

Michel memiliki reputasi apik di kompetisi Spanyol dengan membawa Girona finis di peringkat ketiga La Liga serta meraih promosi dua tahun sebelumnya. Prestasi serupa berupa tiket promosi juga pernah ia persembahkan saat melatih Huesca dan Rayo Vallecano.

Di sisi lain, Maarten Paes baru bergabung dengan Ajax pada bursa transfer paruh musim ini dari klub MLS, FC Dallas. Ia langsung mendapatkan menit bermain reguler dan tampil dalam 10 laga Eredivisie setelah kiper utama Vitezslav Jaros mengalami cedera. Sepanjang penampilannya, Paes mencatatkan empat kali clean sheet dan kebobolan 11 gol.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author