Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta Pusat Malam Hari
Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jakarta Pusat pada Jumat malam, diiringi suara ledakan yang terdengar dua kali sehingga memicu kepanikan warga sekitar, dilansir dari Detikcom.
Salah satu warga, Atik (40), yang baru pulang berjualan mengatakan ia dan warga lain kaget mendengar ledakan tersebut. Suara ledakan terdengar dua kali dan menyebabkan warga segera bersiap menyelamatkan diri.
"Itu malam-malam saya baru pulang jualan kan. Terus langsung dengar ledakan. Apaan tuh.
Kita kaget, panik juga ya. Meledak lagi," ujar Atik.
"Iya, dengar meledak dua kali," tambahnya.
Warga di sejumlah kontrakan sekitar lokasi juga dibangunkan oleh pemilik kontrakan dan diminta segera keluar untuk menyelamatkan diri.
"Banyak, semuanya. Emang kan yang punya kontrakan kasih tahu, kasih tahu begitu ya, 'Cepat, cepat keluar'. Langsung semua kontrakan dari atas ke bawah dibangunin semua," kata Atik.
Atik mengaku sangat takut api merembet ke permukiman, mengingat sebelumnya pernah terjadi kebakaran di kawasan tersebut.
"Seram… Takut banget saya mah. Soalnya kan ini pernah kejadian, seram banget ya," ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) pun cepat datang ke lokasi. Saat Atik keluar rumah, sudah tampak dua hingga tiga unit Damkar, dan jumlahnya terus bertambah.
"Iya, langsung banyak kan pas saya keluar udah ada kok Damkarnya. Udah ada, antara dua atau tiga gitu ya kan. Lama-lama berdatangan," kata Atik.
Setelah evakuasi, Atik dan keluarganya bertahan di luar rumah hingga kondisi aman. Warga mulai masuk kembali sekitar pukul 03.00 WIB.
"Yang bener-bener aman sih jam setengah tiga, jam tigaan lah," katanya.
Selama evakuasi, Atik hanya memikirkan keselamatan keluarga dan membawa pakaian serta berkas penting.
"Iya, bawa dua gembolan sama berkas-berkas… Berkas-berkas aja, udah itu aja. Yang penting baju, identitas," ujarnya.
Dia bersyukur tidak kehilangan barang penting setelah kembali ke rumah.
"Untungnya… balik enggak ada yang hilang," tambah Atik.
Atik juga melihat petugas Damkar bekerja dengan sangat lelah dalam menangani kebakaran tersebut.
"Iya, bener-bener lelah," kata Atik.