Kapolri Buka Turnamen Menembak Kapolri Cup 2026 di Depok
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan kejuaraan menembak Kapolri Cup Shooting Championship 2026 di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (25/7/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Sebanyak 1.260 peserta berlaga dalam turnamen edisi kelima yang berlangsung selama empat hari sejak 23 hingga 26 Juli 2026 tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kompetisi ini memperandingkan 29 nomor dari beberapa kategori, meliputi Presisi Pistol Eksekutif 20 Meter Bintang 3 dan 4 (VVIP), Presisi MPX Presisi 25 Meter Individu, Presisi 25 Meter Beregu Polki dan Polwan, hingga kategori IPSC, PCC, serta Non-IPSC.
Ajang tahunan ini melibatkan peserta dari berbagai unsur seperti kesatuan TNI-Polri, kementerian, lembaga, DPR, media, hingga masyarakat umum guna memperkuat sinergitas antarinstansi.
"Karena memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian/lembaga, tentunya juga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping juga tentunya untuk lebih meningkatkan sinergitas," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kehadiran pimpinan redaksi media massa dalam ajang ini turut dimanfaatkan untuk mempererat kemitraan yang telah terbangun bersama jajaran institusi dan masyarakat.
"Kemudian juga teman-teman media, jadi para pimpinan redaksi juga ikut, dan ini juga bagian dari upaya kita terus membangun sinergitas, membangun kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah terjalin dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum, dan ada beberapa yang juga atlet," sambung Listyo Sigit Prabowo.
Selain wadah silaturahmi, kejuaraan ini ditujukan untuk mengasah kemampuan teknis personel kepolisian dalam menggunakan senjata api sesuai tuntutan tugas di lapangan.
"Tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri. Karena memang memiliki tugas yang kadang kala juga harus menggunakan senjata, jadi mereka harus memiliki keterampilan supaya juga semua langkah-langkah yang dilaksanakan betul-betul, di satu sisi juga kita juga mempersiapkan atlet-atlet, saya kira, untuk menjadi ajang, salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Listyo Sigit Prabowo.