Kapolda dan Pangdam Pimpin Apel Kebangsaan Jaga Jakarta di Monas
Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Dedy Suryadi memimpin Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia di Lapangan Cawan Selatan, Monumen Nasional, Sabtu (8/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Acara diikuti oleh personel Polda Metro Jaya, Kodam Jaya Jayakarta, dan sejumlah elemen masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan, serikat buruh, komunitas ojek online, satpam, anggota Pramuka, dan pelajar.
Kapolda Metro Jaya mengajak masyarakat berkolaborasi dengan TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung agenda strategis nasional. Ia menekankan pentingnya gotong royong menjaga Ibu Kota.
"Menjaga Jakarta, berarti menjaga Indonesia. Melalui apel kebangsaan, kita bangun kekuatan bersama antara unsur pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan," kata Komjen Asep.
"Dari Jakarta kita hadirkan semangat gotong royong dan kepedulian demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif. Bersama kita jaga Jakarta untuk Indonesia. Salam Jaga Jakarta," lanjutnya.
Pangdam Jaya Letjen TNI Dedy menyebut Jakarta sebagai wajah Indonesia dan menegaskan keamanan Jakarta adalah kekuatan bagi negara.
"Jakarta adalah wajah Indonesia. Ketika Jakarta aman, Indonesia semakin kuat. Melalui apel kebangsaan dan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Kodam Jaya/Jayakarta, bersama Polda Metro Jaya dan seluruh elemen masyarakat, mari kita bersatu untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa.
Bersama kita jaga Jakarta untuk Indonesia. Salam Jaga Jakarta," ujar Letjen Dedy.
Dalam apel tersebut, perwakilan elemen masyarakat membacakan deklarasi Jaga Jakarta yang berisi komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan serta menolak provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan.
Deklarasi juga menekankan pentingnya gotong royong antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, komunitas pemuda, dan masyarakat dalam menjaga Jakarta dari berbagai gangguan serta melindungi generasi muda dari narkoba, kejahatan, radikalisme, dan pengaruh negatif demi masa depan bangsa.
"Kami siap menjaga Jakarta untuk Indonesia dengan disiplin, kepedulian, toleransi, dan kebangsaan, demi Jakarta yang maju dan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," bunyi deklarasi tersebut.