Kapolda Banten Minta Masyarakat Buat Bak Penampungan Air Hujan

Share

Kapolda Banten Irjen Hengki mengimbau penanganan kekeringan dilakukan melalui pembangunan bak penampungan air hujan di daerah rawan kekeringan pada Kamis (6/8/2026). Langkah ini disuarakan agar masyarakat tetap memiliki cadangan pasokan air saat memasuki musim kemarau panjang, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Gagasan tersebut didasari oleh pengalaman pribadi Hengki sewaktu bertugas sebagai kepala kepolisian sektor di Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Ia menjelaskan bahwa warga setempat memasang talang dan pipa paralon di bawah atap rumah untuk mengalirkan air hujan ke bak penampungan beton.

"Di rumah dinas kapolsek punya bak penampungan air dipasang talang. Di bawah genting itu dipasang talang, dipasang paralon, masuk ke situ air hujannya. Sudah kita cor, bisa diangkat.

Musim kemarau, sumur bor kering, air hujan saya ada. Tinggal ambil pakai gayung, pakai ember. Masih bisa untuk MCK dan sebagainya," kata Kapolda Banten Irjen Hengki di Mapolres Serang, Kabupaten Serang.

Penggunaan metode penampungan tersebut dinilai sangat efektif, terlebih kondisi kualitas air tanah di kawasan gambut Riau tergolong kurang baik untuk dikonsumsi langsung secara harian.

"Kalau namanya Riau itu kan airnya kuning, Pak, seperti air teh. Karena tanah gambut. Tapi mereka semua rumah memiliki bak penampungan air. Ketika musim kemarau mereka tidak kekurangan air," kata Hengki.

Melihat keberhasilan skema tersebut, ia mengharapkan pembuatan bak penampungan air dapat diterapkan secara komunal maupun mandiri di wilayah Banten.

"Di tempat umum, di masjid halamannya besar, buat 3.000 meter perseginya itu dibuat bak penampungan. Di situ masyarakat satu RT, satu kelurahan bahkan bisa mengambil air di situ," ujar Hengki.

Selain fasilitas publik, pembuatan bak secara mandiri oleh tiap kepala keluarga juga disarankan untuk menjamin ketersediaan air pasokan rumah tangga.

"Apalagi kalau masyarakatnya perorangan bisa membuat bak penampungan air hujan, misalnya 5×5 meter, kedalaman 2 meter, nanti dicor. Cuma ada bak yang bisa dibuka dengan coran itu supaya lebih aman," ujar Hengki.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author