Kanada Sediakan PATH Kota Bawah Tanah Raksasa untuk Turis Piala Dunia 2026
Kanada bersiap menyambut jutaan suporter sepak bola sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Salah satu kota penyelenggara, Toronto, memiliki keunikan tersendiri yang terletak di bawah tanah.
Toronto dikenal sebagai salah satu kota paling multikultural di dunia. Kondisi ini membuat tim nasional manapun yang bertanding tidak akan merasa asing karena didukung oleh komunitas ekspatriat lokal yang besar.
Namun, daya tarik utama Toronto justru tersembunyi dari permukaan jalan. Dilansir dari Detik Travel, terdapat nadi kehidupan lain yang berdenyut kencang di bawah kaki para suporter yang memadati jalanan kota.
Kawasan tersebut bernama PATH, sebuah kompleks bawah tanah raksasa yang memegang rekor Guinness sebagai labirin bawah tanah terbesar di dunia. Jalur modern sepanjang 30 kilometer ini menghubungkan ribuan toko, hotel, restoran, hingga stasiun kereta.
Berdasarkan informasi dari situs resminya, PATH awalnya dibangun pada tahun 1900. Fasilitas ini berfungsi sebagai tempat perlindungan agar aktivitas ekonomi kota tetap berjalan saat musim dingin ekstrem melanda.
Kini di tengah kemeriahan Piala Dunia 2026, PATH menjadi lokasi strategis bagi para turis. Wisatawan dapat menjelajahi kota dan berbelanja dalam kesejukan ruangan berpendingin udara.
Kompleks belanja terbesar di dunia ini memiliki luas ruang ritel mencapai 3,7 juta kaki persegi. Di dalamnya terdapat 1.200 toko, restoran, dan penyedia layanan yang beroperasi.
Aktivitas ekonomi di PATH menghasilkan perputaran uang yang sangat besar. Penjualan di kompleks ini mencapai sekitar $1,7 miliar atau setara Rp20,06 triliun setiap tahunnya.
Selain itu, PATH menyumbang pendapatan pajak yang signifikan. Pendapatan pajak untuk pemerintah federal, provinsi, dan kota mencapai sekitar $271 juta atau berkisar Rp3,19 triliun per tahun.
Melalui jalur bawah tanah ini, pengunjung dapat menyusuri kota Toronto secara langsung. Jalur tersebut terhubung ke pusat perbelanjaan ikonik di permukaan seperti CF Toronto Eaton Centre dan department store legendaris Hudson's Bay.
Para turis yang lelah berbelanja dapat memanfaatkan puluhan food court raksasa, restoran, dan kafe estetis. Pilihan kuliner yang tersedia sangat beragam karena pengaruh budaya multikultural Toronto.
Suporter sepak bola dapat menikmati berbagai hidangan internasional di bawah tanah. Menu yang tersedia mulai dari poutine hangat khas Kanada, sushi segar Jepang, taco Meksiko, hingga kopi hangat dari gerai terkenal Tim Hortons.