Kaca Film Mobil Perlu Diganti Saat Penurunan Daya Tolak Panas Terasa
Fungsi kaca film pada kendaraan dapat mengalami penurunan efektivitas seiring berjalannya waktu dan paparan sinar matahari secara terus-menerus, seperti dilansir dari Detik Oto. Kondisi ini berpotensi mengganggu kenyamanan pengemudi serta penumpang selama perjalanan.
Indikator utama yang paling mudah dirasakan oleh pemilik kendaraan adalah penurunan kemampuannya dalam menolak panas. Pengurangan efektivitas tersebut menjadi penanda utama bahwa lapisan pelindung sudah saatnya diperbarui.
"Sebetulnya, paling kerasa adalah panas.Jadi begitu terasa mulai panas, berarti fungsi memotong heat rejection-nya sudah berkurang.Nah itulah timing kita harus mengganti kaca film," ujar Fajar Solihin selaku Presiden Direktur PT. Lintec Jakarta di ICE BSD City Tangerang.
Selain penurunan fungsi penolakan panas yang dirasakan secara langsung, kerusakan kaca film juga dapat terdeteksi melalui perubahan visual atau kondisi fisiknya. Mulai dari noda atau bercak yang mengganggu pemandangan pada permukaan kaca hingga area yang terkelupas.
"Ciri fisik mungkin tadi saya sempat jelaskan dari visual.Kadang-kadang kita suka lihat mobil di jalanan kayak ada bercak-bercak," kata Fajar Solihin.
"Kemudian juga, ada yang mungkin dia mulai terangkat ya. Mulai apa ya, terkopek (terkelupas) gitu ya.Kemudian ujung-ujungnya ada kayak warna-warna berubah warna.Atau warnanya seperti luntur," kata Fajar Solihin.
Mengenai usia pemakaian, Fajar menyarankan agar pemilik kendaraan melakukan pemeriksaan secara berkala setelah kaca film digunakan dalam jangka waktu tertentu.
"Idealnya adalah 5 tahun sekali. Jadi kalau teman-teman sudah ada yang (menggunakan kaca film) di atas 5 tahun, baiknya dilakukan pengecekan. Apakah masih berfungsi seperti awal atau tidak," ujar Fajar Solihin.
Peluncuran Produk Baru di GIIAS 2026
Merek kaca film premium Wincos merilis tiga Shield Series pada ajang GIIAS 2026, yaitu Thermal Shield, Premium Shield, dan Wincos Shield. Produk ini dipasarkan langsung oleh PT Lintec Jakarta.
Lini Shield Series mengandalkan Nano Infrared Rejection Technology dan Extruded Dye Film untuk membantu menjaga kenyamanan kabin dari paparan sinar matahari. Teknologi tersebut bekerja mengurangi panas dan silau agar pengemudi dapat mempertahankan fokus serta memperoleh pandangan yang nyaman.
Kaca film ini memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet sekaligus menawarkan tingkat privasi dari luar kendaraan tanpa mengurangi kejernihan pandangan dari dalam kabin.
Dalam gelaran GIIAS 2026, Wincos turut memperkuat kolaborasi bersama Garasi Drift dan Honda Racing Indonesia. Kerja sama tersebut memperlihatkan penerapan kaca film pada dua konteks, yakni budaya otomotif dan motorsport profesional.
"Kami telah bekerja bersama WINCOS selama enam tahun dan melihat langsung konsistensi kualitas produknya. Dalam motorsport, kenyamanan, visibilitas, serta pengurangan panas membantu pembalap menjaga fokus. Aspek serupa juga memberikan manfaat besar bagi pengguna kendaraan dalam aktivitas sehari-hari," kata Alvin Bahar selaku Pebalap Honda Racing Indonesia.