Juventus Tekuk Lecce 1-0 Spalletti Kecewa Performa Tim

Share

Pelatih Juventus Luciano Spalletti meluapkan rasa frustrasinya setelah skuad Bianconeri hanya mampu memetik kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Lecce dalam laga pekan ke-36 Serie A pada Sabtu (10/5/2026) dini hari WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.

Gol tunggal kemenangan Juventus dicetak oleh Dušan Vlahović saat laga baru berjalan 12 detik di Stadion Via del Mare. Skuad asuhan Spalletti sebenarnya mendominasi permainan dan sempat mencetak dua gol tambahan melalui Vlahovic dan Pierre Kalulu, namun keduanya dianulir oleh wasit karena terjebak offside.

Usai pertandingan, Spalletti mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim yang dinilai tidak mampu mempertahankan konsentrasi sepanjang laga.

“Kami sudah sering membahas ini. Kami mencetak gol cepat lalu gagal membunuh pertandingan. Rasanya seperti salinan dari kesalahan-kesalahan sebelumnya,” ujar Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Mantan pelatih Timnas Italia tersebut menambahkan bahwa skuadnya sering kehilangan fokus pada momen-momen krusial meskipun mengendalikan permainan hampir di sepanjang pertandingan.

“Kami mengontrol pertandingan, tetapi kemudian muncul momen ceroboh. Kami salah memberikan umpan dengan cara yang sulit dipercaya untuk level sepak bola seperti ini,” lanjut Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Spalletti juga menyoroti penurunan mentalitas bertanding anak asuhnya setelah melakukan kesalahan di lapangan yang membuat tim lawan kembali mendapatkan momentum.

“Kami tidak bisa menjaga konsentrasi, determinasi, dan agresivitas selama 90 menit penuh. Setelah melakukan kesalahan, rasa takut mulai muncul dan pertandingan kembali terbuka,” tambah Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Ketidakpuasan Spalletti juga terlihat dari kemarahannya di pinggir lapangan akibat para pemain yang tidak menjalankan instruksi taktis dalam mengalirkan bola. Saat disinggung mengenai potensi perombakan besar-besaran di skuad Juventus pada musim depan, ia memberikan bantahan keras terkait rumor tersebut.

“Media berbicara seolah-olah kami akan mengganti 18 dari 25 pemain di ruang ganti. Itu tidak mungkin dilakukan,” kata Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Spalletti menjelaskan bahwa klub memiliki komitmen jangka panjang terhadap skuad yang ada saat ini dan proses pergantian pemain secara massal bukanlah langkah yang realistis.

“Ini proyek serius. Banyak pemain di skuad ini harus tetap terlibat karena tidak mudah mengganti begitu banyak pemain sekaligus,” jelas Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Lebih lanjut, ia mengingatkan situasi finansial klub yang telah melakukan investasi besar dalam jendela transfer pada dua musim terakhir.

“Para pemain ini harus berkembang secara mental dan menyadari bahwa banyak dari mereka akan tetap berada di sini,” sambung Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Selain membahas performa kolektif, Spalletti memberikan perhatian khusus terhadap kontribusi penting Vlahovic di lini depan tim.

“Kami sangat kehilangan Vlahovic karena tidak ada pemain lain dengan karakteristik seperti dirinya,” tutur Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Menurutnya, komposisi tim yang tangguh membutuhkan sosok penyerang dengan keunggulan fisik untuk berduel dengan barisan pertahanan lawan.

“Tim pemenang membutuhkan striker yang kuat secara fisik dan mampu bertarung dengan bek lawan,” kata Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Ia kemudian membandingkan karakteristik penyerang asal Serbia tersebut dengan striker lain seperti Jonathan David.

“Jonathan David bisa mencetak gol, tetapi dalam duel dan benturan fisik dia masih kesulitan,” ujar Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Tambahan tiga poin dari laga kontra Lecce ini membawa dampak signifikan bagi posisi Juventus di tabel klasemen sementara Serie A. Kemenangan ini mengantarkan Juventus naik ke peringkat ketiga sekaligus menggeser AC Milan yang dijadwalkan bertanding melawan Atalanta, serta menjauhkan posisi klub dari kejaran AS Roma dalam perebutan tiket menuju zona Liga Champions musim depan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author