Juergen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman Hingga Tahun 2030
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Juergen Klopp sebagai pelatih kepala Timnas Jerman pada Jumat, 24 Juli 2026. Mantan manajer Liverpool berusia 59 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga 2030 untuk menggantikan Julian Nagelsmann yang mengundurkan diri.
Langkah DFB merekrut Klopp dilakukan setelah Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay di Boston Stadium, Foxborough. Kegagalan tersebut memperpanjang tren buruk Der Mannschaft yang selalu tersingkir lebih awal pada tiga edisi Piala Dunia terakhir.
Penunjukan ini menjadi pengalaman pertama Klopp menangani tim nasional sepanjang karier kepelatihannya. Menurut laporan Give Me Sport yang dikutip Bola.com, Klopp akan menerima gaji sebesar 7 juta euro atau sekitar Rp142,7 miliar per tahun di Timnas Jerman. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan pendapatannya di Liverpool sebesar 15 juta paun per tahun maupun saat menjabat Head of Global Soccer Red Bull sebesar 10 hingga 12 juta euro per tahun.
Klopp menyadari besarnya beban untuk membangkitkan prestasi Jerman yang terus menurun sejak menjuarai Piala Dunia 2014. Di sisi lain, juru taktik baru Timnas Jerman itu memberikan peringatan keras kepada media-media lokal agar tidak mengganggu kehidupan pribadinya selama bertugas.
"Jika Anda berperilaku buruk dan tidak membiarkan keluarga saya tenang, maka saya akan pergi. Saya bakal mundur," kata Klopp dilansir dari BBC.
Eks pelatih Borussia Dortmund itu menegaskan komitmennya untuk mendedikasikan diri bagi publik Jerman, meski ia juga menyoroti tekanan media terhadap para pelatih pendahulunya.
"Saya tahu ada negara lain di mana pelatih tim nasional diperlakukan lebih buruk lagi. Saya tidak mengambil pekerjaan ini untuk diri saya sendiri, saya melakukannya demi kalian semua," kata Klopp.
Klopp menambahkan bahwa dirinya tidak ragu mengambil tindakan tegas jika situasi di luar lapangan tidak lagi kondusif.
"Saya mengambil pekerjaan ini meskipun saya telah melihat bagaimana Anda memperlakukan Julian Nagelsmann dan Thomas Tuchel. Saya mencintai pekerjaan ini tetapi saya selalu siap untuk mengundurkan diri jika perlu," kata Klopp.
Di bawah kepemimpinan Klopp, Timnas Jerman dihadapkan pada sejumlah masalah teknis, seperti pencarian penerus kiper senior Manuel Neuer dan upaya mengembalikan performa optimal pemain muda seperti Florian Wirtz serta Jamal Musiala. Selain itu, Jerman masih menghadapi krisis penyerang tajam serta penurun partisipasi pemain asal Bayern Munchen dan Borussia Dortmund di skuad nasional.
Sebelum resmi ditunjuk oleh DFB, Klopp sempat memberikan pandangannya terkait krisis identitas dan stagnasi pembinaan pemain muda yang dialami sepak bola Jerman saat ini.
"Kami membutuhkan perubahan secara fundamental," kata Klopp dilansir dari ANTARA saat masih menjadi analis di stasiun televisi Jerman, Magenta TV, pada 30 Juni lalu.
Tugas awal Juergen Klopp bersama Timnas Jerman adalah membangun ulang kekuatan skuad demi menghadapi agenda internasional terdekat, termasuk persiapan menuju Piala Eropa 2028 dan Piala Dunia 2030.