José Mourinho Pertahankan Federico Valverde Sebagai Kapten Real Madrid
Pelatih baru Real Madrid José Mourinho memutuskan untuk tetap menjadikan gelandang asal Uruguay Federico Valverde sebagai kapten utama tim untuk musim 2026/2027 pada Kamis, 9 Juli 2026.
Langkah tegas ini diambil oleh juru taktik asal Portugal tersebut guna meredam ketegangan serta spekulasi terkait masa depan sang pemain setelah performanya disorot tajam sepanjang musim lalu.
Dilansir dari laporan Marca, Valverde sempat mengalami penurunan performa pasca-Piala Dunia dan terlibat perselisihan internal dengan rekan setimnya, Aurélien Tchouaméni, pada akhir musim.
Meski terdapat laporan dari Superdeporte yang mengklaim Mourinho ingin melepas Valverde demi mendatangkan Michael Olise dari Bayern Munchen, media lain seperti si.com dan El Observador menegaskan sang pemain berstatus tidak tersentuh.
Pihak manajemen klub dan staf pelatih menyepakati bahwa gelandang yang terikat kontrak hingga 2029 dengan klausul pelepasan 1 miliar euro tersebut memegang peran sentral dalam proyek olahraga masa depan.
Sebelumnya, hubungan Valverde dengan mantan pelatih Xabi Alonso sempat merenggang setelah sang pemain dicadangkan dalam laga melawan Kairat Almaty akibat komentarnya yang enggan bermain di posisi bek sayap.
Melalui media sosialnya saat itu, Valverde mengklarifikasi ketegangan dengan sang pelatih demi meredam kritik publik yang menyudutkan dirinya.
"He leído varios artículos dañando mi persona. Tengo una buena relación con el entrenador, la cual me hace sentir con la confianza de poder decirle cuál es la posición que más me gusta dentro del campo, pero siempre, siempre le hice saber que estoy disponible para cumplir en cualquier lugar, en cualquier viaje y en todos los partidos. Dejé el alma en este club y lo seguiré haciendo, aunque a veces no alcance o no esté jugando como quisiera, lo juro por mi orgullo que jamás me rendiré y lucharé hasta el final jugando donde sea" kata Federico Valverde, Pemain Real Madrid.
Situasi sempat membaik di bawah kepemimpinan Arbeloa, terutama saat Valverde mencetak tiga gol melawan Manchester City pada bulan Maret, namun ketegangan kembali memuncak menyusul perselisihannya dengan Tchouaméni.
"Lo siento. Lo siento de corazón porque me duele la situación, me duele el momento que estamos pasando. El Madrid es una de las cosas más importantes de mi vida y no puedo ser ajeno. El resultado es una acumulación de cosas que terminan en una pelea sin sentido perjudicando mi imagen, dejando el beneficio a la duda de que se invente, difame y agreguen condimento a un accidente, que no tengo dudas que los roces que podamos tener fuera de un campo adentro dejan de existir y si tengo que defenderlo dentro de un estadio seré el primero" ujar Federico Valverde, Pemain Real Madrid.
Tekanan tidak berhenti di level klub karena sang gelandang juga menghadapi situasi pelik bersama pelatih tim nasional Uruguay, Marcelo Bielsa, akibat beban latihan berat selama turnamen yang berakhir dengan eliminasi di fase grup oleh Spanyol pada 27 Juni.
"Me hago cargo del fracaso y sé que no estuve a la altura. Pero bajo ningún punto de vista renunciaré a representar a mi país, aunque me cueste la vida" tutur Federico Valverde, Pemain Real Madrid.
Saat ini, Valverde tengah menjalani masa liburan sebelum dijadwalkan kembali ke pemusatan latihan Valdebebas pada akhir Juli untuk memulai diskusi taktis dan psikologis secara personal bersama Mourinho.