Jorge Jesus Resmi Tukangi Timnas Portugal Usai Roberto Martinez Mundur
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) resmi menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih baru tim nasional Portugal pada Jumat, 10 Juli 2026, menyusul pemecatan Roberto Martinez setelah tim tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Mantan pelatih Al-Nassr berusia 71 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi empat tahun untuk memimpin Seleccao menghadapi Euro 2028 dan Piala Dunia 2030, di mana Portugal akan menjadi salah satu tuan rumah bersama Spanyol dan Maroko.
Langkah awal Jesus dalam menyusun staf kepelatihan langsung menghadapi kendala setelah mantan bek veteran Portugal, Pepe, menolak tawaran untuk menjadi asisten pelatih, seperti yang dilansir dari situs Fichajes.
Saat presentasi resminya pada hari Jumat, Jesus menanggapi situasi staf kepelatihan dan ketidakhadiran mantan bek Real Madrid tersebut berdasarkan laporan surat kabar Portugal, Abola.
"Não há uma comissão técnica só minha e outra da Federação. A comissão técnica será a minha e, portanto, da seleção nacional." kata Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Jesus kemudian memberikan klarifikasi mengenai keputusannya yang menyukai profil mantan pemain berusia 43 tahun itu, meskipun keduanya belum pernah berkomunikasi secara langsung sebelumnya.
"Nunca conversei com o Bebe antes. É um nome que me agrada? Sim.
Ele não é um desconhecido para mim na seleção nacional. Quando cheguei ao Benfica, no meu segundo mandato, contratei o Luísão, e quando cheguei à Arábia Saudita, contratei um ex-jogador desses dois clubes". ujar Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Pelatih berpengalaman tersebut menambahkan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang mantan bek demi menghormati rencana masa depannya.
"Bebé é um jogador que preenche todos os requisitos, devido ao seu histórico com a seleção nacional, mas a decisão final cabe a ele. Se ele sentir vontade de viver outras experiências, virá outra pessoa. Não é um grande problema". tutur Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Selain masalah staf kepelatihan, fokus utama Jesus tertuju pada masa depan Cristiano Ronaldo di tim nasional yang belum memberikan keputusan pasti setelah Portugal ditundukkan Spanyol 1-0 di Dallas.
Jesus menegaskan kepada para jurnalis dalam sesi konferensi pers bahwa penyerang berusia 41 tahun tersebut tidak akan pernah menjadi beban bagi tim asuhannya.
"Ainda não falei com o Cristiano. Ele nunca será um problema para a seleção, nem para mi," kata Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Sang pelatih menyatakan kesiapannya untuk berdiskusi secara personal dengan Ronaldo serta seluruh elemen tim terkait kelanjutan karier internasional sang kapten.
"Quanto à polémica, cada um pensa o que quiser. Quando tiver de tomar uma decisão, vou falar com o Cristiano e com todos os outros, individualmente." ujar Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Jesus memuji rekam jejak Ronaldo sebagai ikon global sepak bola Portugal dan mengingat kembali pengalaman positif saat bekerja bersama di Arab Saudi.
"O Cristiano é um símbolo de Portugal. Vai ficar para a história, e tive um enorme prazer em trabalhar com ele. É muito fácil trabalhar com ele." tutur Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa komunikasi mendalam akan segera dilakukan untuk mengetahui komitmen terakhir penyerang legendaris tersebut.
"Mas tenho de falar com em para saber o que quer fazer. Ele sempre me disse que quer terminar a carreira no Al-Nassr. Se eu tiver condições para o convocar, vou fazê-lo." ucap Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Menepis kritik publik atas menit bermain Ronaldo yang tinggi di bawah asuhan Martinez, Jesus mengingatkan bahwa ia berpengalaman mengelola ego pemain besar termasuk mengganti Ronaldo dalam 13 pertandingan liga domestik musim lalu.
"No ano passado, nunca confundimos que ele é jogador e eu sou treinador." cetus Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Ia menggarisbawahi pentingnya pengorbanan kolektif dari seluruh skuad bertabur bintang yang kini memiliki rata-rata usia ideal 28 tahun untuk meraih gelar juara.
"Os egos existem em todas as equipas. É mais difícil trabalhar com quem acha que é grande jogador do que com quem é realmente bom jogador." jelas Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Jesus juga memastikan status kepemimpinan di dalam skuad dengan menunjuk lima nama pemain senior jika Ronaldo memutuskan untuk bertahan.
"Quanto aos capitães, são cinco: Cristiano, Bernardo, Bruno, Rúben e Diogo. Não sei qual é a ordem," ungkap Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Menurutnya, penunjukan kapten tidak boleh didasarkan pada senioritas semata melainkan pada representasi dari pemikiran taktis pelatih di lapangan.
"Não estou habituado a que os anos de casa influenciem quem é capitão – o capitão é muito mais do que isso. O capitão é o maior expoente do pensamento do treinador." pungkas Jorge Jesus, Pelatih Timnas Portugal.
Portugal dijadwalkan melakoni pertandingan pertama di bawah arahan Jorge Jesus pada ajang UEFA Nations League musim gugur ini menghadapi laga ganda melawan Norwergia, Wales, dan Denmark.