Jop van der Avert Nikmati Empat Bulan Berkarier di PSIM Yogyakarta
Lini pertahanan PSIM Yogyakarta mendapatkan kontribusi besar dari pemain asingnya, Jop van der Avert. Bek berkebangsaan Belanda tersebut mengekspresikan rasa bahagianya setelah menghabiskan waktu selama empat bulan bersama klub berjuluk Laskar Mataram.
Seperti dilansir dari Bola, pemain yang memiliki postur tubuh 186 cm ini sukses melakukan adaptasi dalam waktu singkat. Dirinya langsung dipercaya menjadi pilar utama di sektor belakang PSIM Yogyakarta sejak didatangkan pada bursa transfer paruh musim.
Manajemen Laskar Mataram mengenalkan pemain berusia 26 tahun tersebut pada 3 Februari 2026. Kehadiran pria kelahiran Bergen op Zoom ini menjadi satu-satunya amunisi baru yang mendarat di skuad PSIM Yogyakarta pada periode transfer tersebut.
Pertandingan debut dijalani oleh Jop van der Avert ketika Laskar Mataram bertanding melawan Persik Kediri pada pekan ke-21 BRI Super League. Laga tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Semenjak laga perdana tersebut, posisi Jop van der Avert di sektor pertahanan tidak pernah tergantikan oleh pemain lain. Dirinya tercatat selalu bermain penuh selama 90 menit dan tidak pernah absen hingga kompetisi memasuki pekan ke-33.
Secara keseluruhan, pemain bernomor punggung 2 ini telah mengumpulkan 13 pertandingan dengan total menit bermain mencapai 1.170 menit. Sementara itu, manajemen klub sebenarnya berharap bisa menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai markas mereka.
Namun, kendala pada proses administrasi serta penganggaran untuk renovasi membuat Laskar Mataram diperkirakan belum bisa kembali ke stadion tersebut pada kompetisi musim depan.
Kelancaran proses adaptasi di lingkungan baru diakui oleh Jop van der Avert berjalan tanpa hambatan besar. Keberadaan sosok pelatih serta beberapa rekan setim yang sama-sama berasal dari Belanda menjadi faktor krusial yang membantunya menyesuaikan diri.
"Bagi saya sekarang sudah hampir empat bulan saya berada di Indonesia. Jadi, saya tidak punya waktu yang lama untuk beradaptasi di sini. Tapi di awal-awal saya tentu sangat terbantu dengan adanya pelatih yang sama-sama dari Belanda dan juga rekan satu tim dari Belanda," ujar Jop.
Pemain kelahiran 11 Mei 2000 ini menambahkan bahwa keramahan dari seluruh elemen tim membuat dirinya merasa nyaman dalam waktu singkat. Kondisi kondusif ini membuatnya bisa mengerahkan fokus sepenuhnya untuk memberikan performa terbaik di lapangan.
"Jadi, saya mendapatkan sambutan yang hangat dan hal itu tentu sangat membantu saya saat berada di dalam lapangan," lanjut Jop.
Merasakan Pengalaman Baru di Liga Indonesia
Pengalaman baru dirasakan oleh eks penggawa Cheongju FC ini semenjak berkarier di Asia Tenggara. Menurut penilaiannya, setiap kompetisi sepak bola di berbagai belahan dunia memiliki karakteristik serta atmosfer yang unik.
"Setiap kali Anda pergi ke negara lain, Anda pasti melihat hal-hal yang berbeda, terutama tentang liganya. Setiap liga pasti punya karakteristiknya masing-masing," kata Jop.
Dirinya memandang masa empat bulan pertamanya di Indonesia sebagai momen yang sangat berkesan dan memberikan kepuasan tersendiri bagi perjalanan karier sepak bolanya.
"Tapi sejauh ini selama empat bulan ini harus saya akui bahwa saya sangat menikmatinya. Saya bisa katakan bahwa ini adalah empat bulan yang berkesan bagi saya," sambung Jop.
Kompetisi musim ini sekarang hanya menyisakan satu pertandingan pamungkas. PSIM Yogyakarta bersiap untuk melakoni laga tandang melawan Arema FC pada pekan ke-34 BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat sore, 22 Mei 2026.
Rekam Jejak Karier di Benua Eropa dan Asia
Sebelum memutuskan untuk merantau ke Indonesia, Jop van der Avert menempa kemampuan sepak bolanya di sejumlah akademi ternama di tanah kelahirannya. Beberapa di antaranya meliputi MOC'17 Bergen op Zoom, RBC Roosendaal, serta NAC Breda sepanjang tahun 2011 hingga 2019.
Perjalanan karier mudanya berlanjut pada tahun 2020 dengan memperkuat tim Willem II U-21. Memasuki tanggal 7 Januari 2021, dirinya secara resmi sepakat untuk bergabung dengan klub kasta kedua Belanda, FC Dordrecht.
Jop van der Avert menghabiskan waktu selama empat tahun di FC Dordrecht sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke kompetisi Liga 2 Korea Selatan untuk membela Cheongju FC pada musim kompetisi 2024/2025.
Berdasarkan data dari situs Transfermarkt, pemain bertahan ini membukukan 19 kali penampilan atau setara dengan 1.414 menit bermain ketika berseragam Cheongju FC. Dari total performa tersebut, dirinya dipercaya turun sebagai starter dalam 17 pertandingan.