John Ternus Gantikan Tim Cook, Apple Lakukan Restrukturisasi Besar-Besaran

Share

Apple sedang bersiap menyambut era kepemimpinan baru seiring dengan mundurnya Tim Cook pada akhir tahun ini. Posisi Cook akan digantikan oleh John Ternus, yang diikuti dengan pengumuman restrukturisasi internal masif oleh raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

Perombakan besar ini berfokus pada divisi perangkat keras, seperti dilansir dari Detik iNET yang mengutip GSM Arena pada Jumat (22/5/2026). Johny Srouji kini resmi menjabat sebagai Chief Hardware Officer baru untuk memimpin integrasi divisi tersebut.

Jabatan strategis baru Srouji ini meleburkan sekaligus menggabungkan tim hardware engineering dan hardware technologies ke dalam satu garis komando. Langkah ini langsung diikuti dengan perombakan susunan pejabat teras di divisi keras.

Setelah menduduki posisi barunya, Srouji segera melakukan rotasi kepemimpinan. Kate Bergeron kini menyerahkan manajemen desain produk utama kepada dua wakilnya untuk beralih tugas mengawasi keandalan produk.

Tanggung jawab baru Bergeron tersebut diambil alih dari peran yang sebelumnya dipegang oleh Tom Marleb. Meski demikian, Bergeron tetap memegang kendali dalam mengawasi pengembangan material produk Apple.

Sementara itu, Tom Marleb mendapatkan promosi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh John Ternus sebelumnya. Marleb kini menjabat sebagai Kepala Tim Rekayasa Perangkat Keras Apple yang baru.

Perombakan struktur ini juga berdampak pada perluasan tanggung jawab bagi banyak anggota staf dan petinggi lainnya. Langkah ini diambil demi menyelaraskan kinerja tim dengan visi kepemimpinan yang baru.

Integrasi Tim Chip dan Percepatan Inovasi

Reorganisasi di bawah komando Srouji ini bertujuan menciptakan integrasi yang lebih mendalam antara tim pengembangan chip Apple Silicon dengan tim perancang lini produk. Batasan antara divisi perancang chip dan divisi pengembangan produk fisik kini resmi dilebur.

Melalui strategi ini, Apple berharap dapat memangkas birokrasi internal dan mempercepat proses pengembangan. Selain itu, integrasi ini diharapkan mampu mendorong inovasi produk dengan jauh lebih efisien.

Langkah restrukturisasi ini dinilai sangat krusial karena proses pengembangan produk di Apple kerap dianggap berjalan lambat selama beberapa tahun terakhir. Beberapa produk bahkan batal dirilis meski telah diumumkan secara luas.

Salah satu contoh kegagalan peluncuran produk masa lalu Apple adalah alas pengisi daya nirkabel AirPower. Perombakan manajemen ini diharapkan menjadi angin segar bagi Apple untuk kembali mempercepat inovasi di bawah nakhoda baru.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author