John Herdman Puji Penampilan Dony Tri dan Mitchell Baker di Piala AFF 2026
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan apresiasi tinggi atas performa impresif Dony Tri Pamungkas dan Mitchell Baker usai meraih kemenangan 5-1 atas Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor.
Herdman menilai Dony Tri menunjukkan perkembangan pesat serta konsistensi permainan, sekaligus mampu menjalankan peran di lapangan sesuai tuntutan strategi tim pelatih.
"Donny selalu menjadi salah satu dari lima pemain terbaik saya setiap kali bermain. Dia berkembang sangat pesat dan terus menunjukkan kualitasnya," ujar Herdman dalam konferensi pers usai laga di Stadion Pakansari, Bogor.
Dalam pertandingan melawan Kamboja tersebut, Dony Tri tampil penuh selama 90 menit dengan mengantongi rating 7,2, akurasi umpan mencapai 86 persen, empat tekel sukses, serta memenangi 75 persen duel.
Selain memberikan catatan positif untuk Dony, Herdman juga menyoroti debut manis Mitchell Baker yang langsung mencetak hattrick dan memberikan kontribusi besar bagi lini serang skuad Garuda.
"Mitchell melakukan apa yang kami harapkan darinya. Dia menunjukkan kualitasnya di depan gawang dan memberi dampak besar bagi tim," kata Herdman.
Merespons pujian dari sang pelatih, Mitchell Baker mengungkapkan rasa syukurnya dan menyebut momen debut bersama tim nasional sebagai impian yang menjadi kenyataan.
"Saya hanya ingin mengulangi apa yang dikatakan Coach. Ada banyak orang di balik layar yang membantu, dan saya tidak akan berada di sini tanpa mereka," ujar Mitchell.
Pembangunan tim jangka panjang menjadi fokus utama Herdman dalam mengarungi turnamen ini, dengan mengandalkan potensi para pemain muda.
"Dony Tri adalah salah satu pemain paling konsisten. Saya berharap dia terus meningkatkan karier sepak bolanya," ujar Herdman, menambahkan bahwa turnamen ini adalah langkah awal membangun tim yang solid.
Di sisi lain, peta persaingan Grup A Piala AFF 2026 juga diwarnai aksi bek Timor Leste kelahiran Australia, Jackson Fowler, yang diganjar kartu merah akibat dua kali melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang Indonesia, Thom Haye.