Jeju SK Tantang Bayern Munich di Stadion World Cup Jeju Hari Ini
Jeju SK dijadwalkan bertanding melawan klub raksasa Jerman, Bayern Munich, dalam laga persahabatan di Stadion World Cup Jeju pada Selasa, 4 Agustus 2026, pukul 20.00 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi ajang uji coba bergengsi menjelang bergulirnya musim baru kompetisi Eropa.
Pertandingan di Jeju menjadi pembuka dari rangkaian tiga laga uji coba besar yang melibatkan klub-klub elite Eropa. Selain duel Jeju SK kontra Bayern Munich, laga persahabatan lain menghadirkan Team K League melawan Manchester City serta Chelsea berhadapan dengan Juventus pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Sorotan utama dalam laga ini tertuju pada bek tim nasional Korea Selatan, Kim Min-jae, yang kembali tampil di hadapan publik sendiri bersama Bayern Munich. Skuad asuhan pelatih Vincent Kompany tersebut membawa deretan pemain pilar seperti Manuel Neuer, Joshua Kimmich, Luis Díaz, dan Nathaniel Brown.
Namun, Bayern Munich datang tanpa sejumlah pemain kunci. Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Ismael Saibari absen dalam tur Asia kali ini, sehingga Kompany berpeluang besar memberikan menit bermain kepada para pemain muda serta menguji strategi baru.
Di kubu tuan rumah, Jeju SK berada dalam tren positif di bawah asuhan pelatih baru Sergio Costa. Tim K League 1 tersebut mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir dan saat ini mengoleksi 28 poin dari hasil 7 kemenangan, 7 imbang, dan 7 kekalahan.
Dalam susunan pemain awal, pelatih Sergio Costa menurunkan penjaga gawang Heo Ja-Woong yang dikawal lini belakang Jo In-Jung, Kim Jae-Woo, Kwon Ki-Min, dan Park Min-Jae. Sektor tengah diisi Choi Byung-Wook, Jang Min-gyu, Chung Woon, kapten Lee Chang-Min, dan E. Çinari, sementara Matheus Aiás bertindak sebagai ujung tombak tunggal.
Seorang pejabat penyelenggara mengingatkan bahwa pertandingan persahabatan antara klub Eropa dan tim K-League memiliki dinamika yang berbeda dari laga liga reguler.
"Laga persahabatan antara klub ternama Eropa dan tim K-League berbeda dari pertandingan liga biasa, di mana komposisi pemain dan kondisi tim dapat berubah secara signifikan," ujar pejabat tersebut.