Jeff Bezos Penjajakan Gabung Konsorsium Pembeli Saham Liverpool

Share

Pendiri Amazon Jeff Bezos dilaporkan melakukan penjajakan untuk bergabung dengan konsorsium pimpinan pengusaha Amit Bhatia yang berniat membeli 30 persen saham Liverpool FC pada Rabu, 22 Juli 2026. Penawaran sementara senilai 1,35 miliar poundsterling tersebut telah diajukan kepada Fenway Sports Group (FSG) selaku pemilik klub.

Konsorsium yang dipimpin mantan pemilik sebagian Queens Park Rangers tersebut menilai kapitalisasi Liverpool mencapai sekitar 4,5 miliar poundsterling. Angka tersebut melampaui nilai penilaian Manchester United saat Sir Jim Ratcliffe membeli 25 persen saham klub dua tahun lalu. Bhatia juga mengamankan dukungan finansial dari mertuanya, konglomerat baja asal India Lakshmi Mittal.

Perwakilan dari pemilik Liverpool mengonfirmasi adanya pembicaraan dengan pihak calon investor.

"Sebuah konsorsium investasi yang dipimpin, dikelola, dan diwakili oleh Amit Bhatia telah menyatakan minatnya untuk membuat investasi minoritas strategis di Liverpool Football Club," kata seorang juru bicara FSG.

Pihak pembeli memilih tidak memberikan komentar resmi terkait nama pendiri Amazon tersebut. Namun, mereka memberikan konfirmasi singkat mengenai proses penarikan dana.

"Diskusi telah dilakukan dengan sejumlah calon investor," kata seorang sumber yang dekat dengan Bhatia dilansir dari BBC Sport.

Bezos yang memiliki kekayaan sekitar 257 miliar dolar AS sebelumnya pernah menjajaki pembelian waralaba NFL Seattle Seahawks dan Washington Commanders, tetapi belum pernah berinvestasi di Liga Premier Inggris. Langkah FSG ini memicu spekulasi mengenai rencana jangka panjang mereka di Anfield, meskipun klub baru saja mencatatkan rekor pendapatan lebih dari 700 juta poundsterling.

Pendukung klub mulai mempertanyakan motif di balik masuknya investor baru berdana melimpah.

"Apa untungnya bagi individu-individu yang sangat, sangat kaya ini, bagi siapa omzet tahunan Liverpool, bukan keuntungan, yang jarang terjadi bagi klub-klub Liga Premier, hampir tidak akan membuat perbedaan?" ujar Neil Atkinson, CEO The Anfield Wrap kepada BBC Sport.

Atkinson menambahkan bahwa struktur kepemilikan multi-klub atau cabang olahraga kini menjadi tren bernilai tinggi bagi keluarga kaya dunia.

"'Mengapa' tidak akan menjadi satu hal atau sama di semua tingkatan. Kepemilikan sebagian di empat atau lima olahraga di seluruh dunia dapat dianggap memiliki nilai lebih bagi keluarga Mittal daripada kemitraan, misalnya. Setidaknya di sini Anda masih memegang nilai aset tersebut," tutur Neil Atkinson.

Penguasaan aset olahraga dinilainya akan tetap menjadi fokus utama selama nilai penawaran berada di angka fantastis.

"Namun, selama semua orang terus menanyakan 'mengapa' pada titik harga yang begitu mahal, maka kita berharap dapat memahami motifnya lebih jauh pada suatu tahap," kata Neil Atkinson.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author