Jean-Paul van Gastel Perpanjang Kontrak di PSIM Yogyakarta
Manajemen Laskar Mataram resmi mengumumkan perpanjangan masa bakti pelatih Jean-Paul van Gastel bersama PSIM Yogyakarta untuk satu tahun ke depan pada Sabtu (23/5/2026). Langkah ini menjadi sinyal positif bagi klub dalam menatap kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Seperti dikutip dari Bola, juru taktik asal Belanda tersebut dinilai sukses membawa tim debutan tampil kompetitif pada musim pertamanya di kasta tertinggi Liga Indonesia. Jean-Paul van Gastel sendiri mulai menangani PSIM Yogyakarta sejak 17 Juni 2025.
Di bawah arahannya, PSIM Yogyakarta mampu finis di posisi ke-11 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026. Dari total 34 pertandingan, sosok kelahiran Breda tersebut mencatatkan 11 kemenangan, 12 hasil imbang, serta 11 kekalahan, sebuah catatan yang impresif untuk tim promosi.
Mantan asisten pelatih Besiktas tersebut mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk memutuskan bertahan. Jean-Paul van Gastel merasa sangat nyaman dengan atmosfer di dalam klub maupun kehidupan pribadinya di Kota Gudeg.
"Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Saya juga menyukai kehidupan saya di luar sepak bola, Jogja benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi," ujar Van Gastel.
Setelah berhasil membawa klub terhindar dari degradasi, Jean-Paul van Gastel kini memasang target yang lebih tinggi. Ia ingin Laskar Mataram berkembang menjadi tim yang mampu bersaing di papan atas pada musim depan.
"Pada musim ini target awal kami adalah terhindar dari jurang degradasi. Hasil tersebut menjadi pijakan awal bagus," ucap juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut.
Dukungan Suporter Menjadi Energi Tambahan
Arsitek berusia 54 tahun itu berharap dukungan suporter setia klub semakin besar pada musim depan. Kehadiran para penonton di stadion diyakini dapat memberikan dorongan moral tambahan bagi para pemain saat bertanding di lapangan.
"Musim depan saya ingin tim tampil lebih kompetitif. Kami akan menyusun komposisi pemain terbaik agar mampu bersaing di papan atas klasemen," kata Jean-Paul van Gastel.
"Saya menikmati pengalaman musim ini sehingga saya memiliki kebahagiaan dan energi sama seperti musim lalu. Jadi, saya sangat penuh harapan," sambung mantan pemain Como tersebut.
Sentuhan disiplin ala Eropa yang dibawa oleh Jean-Paul van Gastel kini mulai terlihat dalam permainan tim. Organisasi permainan yang solid serta transisi bertahan ke menyerang yang rapi menjadi ciri khas utama Laskar Mataram musim ini.