Jean-Paul van Gastel Segera Perpanjang Kontrak di PSIM Yogyakarta

Share

Masa depan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih kepala PSIM Yogyakarta dipastikan akan berlanjut setelah sang arsitek asal Belanda mengumumkan bahwa proses perpanjangan kontraknya kini hampir selesai. Kepastian ini memantapkan posisi Laskar Mataram untuk bersiap menghadapi kompetisi musim depan.

Dilansir dari Bola, manajemen klub dan pelatih berusia 54 tahun tersebut sudah melangsungkan diskusi awal mengenai kebutuhan tim. Pertemuan lanjutan juga dijadwalkan berlangsung pekan ini demi menyusun komposisi skuad terbaru serta rencana perburuan pemain di bursa transfer.

"Pertama saya akan menandatangani kontrak saya. Jadi itu akan terjadi, saya rasa Selasa atau Rabu. Setelah itu kami akan duduk bersama untuk musim depan," ujar Van Gastel.

Sebagai tim promosi di BRI Super League 2025/2026, performa Laskar Mataram tergolong kompetitif di bawah arahan eks pelatih NAC Breda tersebut. Dari 33 pertandingan yang sudah dijalani, PSIM Yogyakarta berhasil mengoleksi 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Demi meningkatkan performa tim agar tampil lebih stabil pada musim mendatang, Van Gastel telah menyodorkan daftar evaluasi. Ia menginginkan adanya peningkatan kualitas materi pemain pada beberapa posisi spesifik kepada manajemen klub.

"Saya menyampaikan keinginan saya kepada manajemen sesuai dengan posisi-posisi yang saya inginkan ada peningkatan pada posisi tersebut," kata Van Gastel.

Langkah pencarian pilar baru pun mulai berjalan dengan melibatkan pihak ketiga. Sejumlah agen pemain dilaporkan sudah menjalin komunikasi aktif dengan manajemen PSIM Yogyakarta untuk menyaring nama-nama yang sesuai dengan kriteria pelatih.

"Minggu ini kami akan duduk bersama dan mari kita lihat apa yang telah disiapkan manajemen untuk saya. Selain itu, beberapa agen juga terlibat untuk mendatangkan pemain," paparnya.

Mengenai filosofi permainan, pemegang lisensi UEFA Pro ini menyatakan bakal menerapkan pendekatan yang lebih fleksibel. Mantan asisten pelatih Besiktas tersebut menegaskan bahwa dirinya merupakan sosok pelatih pragmatis yang selalu menyesuaikan taktik dengan materi pemain yang tersedia.

"Ya, pragmatis, ya, itulah diri saya. Anda bisa memberi saya sebuah tim dan saya akan mencoba memanfaatkannya sebaik mungkin karena ini tentang tipe pemain seperti apa yang Anda miliki, apa kelebihan dan kekurangan mereka," ucap Van Gastel.

Evaluasi menyeluruh terhadap kelebihan dan kelemahan pemain menjadi fokus utama Van Gastel dalam menyusun program latihan. Strategi tersebut akan diselaraskan dengan kekuatan finansial yang disediakan oleh manajemen klub.

"Anda mencoba untuk memaksimalkan kelebihan mereka dan mencoba untuk menutupi kekurangan mereka. Jadi, saya pikir itu selalu menjadi proses untuk dipikirkan dan untuk dilatih."

Komposisi pemain untuk musim depan dipastikan akan mengalami perubahan, di mana beberapa nama akan dipertahankan dan sebagian lainnya merupakan tenaga baru. Ketersediaan anggaran belanja klub akan menjadi faktor penentu dalam perekrutan tersebut.

"Mari kita lihat bagaimana anggarannya. Kemudian kita bisa mendatangkan pemain dan beberapa pemain akan bertahan," lanjut Van Gastel.

PSIM Yogyakarta kini menyisakan satu pertandingan pamungkas untuk menutup kompetisi musim ini. Laskar Mataram dijadwalkan bertandang menghadapi Arema FC pada laga pekan ke-34 BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (22/5/2026) sore WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author