Jannik Sinner Tekuk Novak Djokovic dan Amankan Tiket Final Wimbledon 2026
Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner berhasil menembus babak final turnamen Grand Slam Wimbledon 2026 setelah menumbangkan juara tujuh kali Novak Djokovic pada pertandingan semifinal di Centre Court, Sabtu WIB.
Dilansir dari Antara, petenis asal Italia tersebut mencatatkan kemenangan straight set langsung dengan skor kembar 6-4, 6-4, 6-4 dalam durasi permainan selama dua jam 20 menit.
Hasil positif ini sekaligus menjadi momentum pembalasan Sinner atas kekalahannya dari Djokovic di semifinal Australia Open pada awal tahun 2026, serta mengantarkannya ke partai puncak Wimbledon untuk kedua kalinya secara beruntun.
"Atmosfernya luar biasa sejak hari pertama dan sangat berarti bagi saya bisa bermain satu final lagi di sini. Ini adalah turnamen paling spesial yang kami miliki," kata Sinner seusai pertandingan dikutip dari ATP.
Petenis berusia 24 tahun itu kemudian memberikan apresiasi tinggi kepada sang lawan yang dinilainya tetap menjadi panutan bagi para petenis generasi baru di level dunia.
"Bermain melawan Novak selalu istimewa. Apa yang masih ia tunjukkan hingga saat ini sungguh luar biasa dan menjadi inspirasi bagi banyak orang," ujar Sinner.
Sinner yang menyandang status juara bertahan setelah memenangi edisi 2025 kini dijadwalkan bersua unggulan kedua Alexander Zverev pada laga final yang digelar Minggu (12/7).
Dominasi Sinner atas Djokovic di babak empat besar ini diperkuat lewat konsistensi pukulan baseline dan efektivitas servis, di mana ia tercatat memenangi enam dari tujuh pertemuan terakhir mereka.
"Kami selalu menjalani pertandingan yang sulit. Dia mengalahkan saya di semifinal Australia, jadi saya mencoba melakukan beberapa penyesuaian meski bermain di lapangan rumput tidak mudah," kata Sinner.
Sinner mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menerapkan variasi permainan untuk meredam kelebihan Djokovic yang dikenal sebagai salah satu pengembali servis terbaik.
"Saya berusaha tetap agresif dan melakukan servis dengan sangat baik. Itu sangat membantu karena Novak mungkin adalah pengembali servis terbaik dalam tenis saat ini, jadi saya mencoba memvariasikan permainan," kata Sinner.
Berdasarkan statistik pertandingan, Sinner tampil sangat tangguh dengan hanya kehilangan empat poin saat servis pada set pertama dan enam poin pada set kedua.
Djokovic baru mendapatkan kesempatan break point pertamanya setelah laga berjalan satu jam 55 menit di set ketiga, namun Sinner sukses menggagalkannya hingga mengunci kemenangan.
Sementara itu, Alexander Zverev sudah lebih dahulu mengamankan tempat di final usai menghentikan perlawanan petenis tuan rumah penerima wildcard, Arthur Fery, dengan skor 7-6(0), 6-2, dan 6-4.