Jakmania Kritik Ketajaman Persija Usai Takluk dari Persib
Kekalahan Persija Jakarta dengan skor 1-2 dari Persib Bandung dalam semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), memicu kritik keras dari pendukung Macan Kemayoran.
Hasil tersebut memupus harapan Persija melaju ke partai puncak usai gol Uilliam Barros dan Balsa Sekulic hanya mampu dibalas oleh sepakan Kwon Chang-hoon.
Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, menyoroti tumpulnya lini serang tim ibu kota yang dinilai menjadi penyebab utama kegagalan tersebut.
"Dihukum dengan permainan sendiri, finishingnya jelek. Backup Penyerang juga ga oke, permainan dimenangkan dengan mencetak gol kan? segera berbenah persija," kata Aditya Putra.
Penyelesaian akhir yang minim eksekusi tersebut dinilai membatasi peluang Persija untuk mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang dibunyikan.
Sementara itu, bek Persija, Pratama Arhan, mengakui keunggulan lawan dan menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan tim lawan melangkah ke babak final.
"Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada Persib yang berhasil lolos ke final," kata Pratama Arhan.
Pemain yang masuk di babak kedua menggantikan Ilham Rio Fahmi tersebut menganggap laga krusial ini sebagai sarana evaluasi menjelang kompetisi Super League 2026/2027.
"Bagi saya dan teman-teman, pertandingan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk memperbaiki kesalahan sebelum menghadapi kompetisi liga. Sekali lagi, selamat untuk Persib," kata Pratama Arhan.
Ia menuturkan bahwa kekompakan skuad masih membutuhkan proses penyatuan lantaran banyaknya materi pemain baru yang bergabung di dalam tim.
"Menurut saya, kami memang masih membutuhkan waktu karena tim ini belum lama berkumpul. Banyak pemain baru, termasuk pemain asing, yang masih beradaptasi dengan metode latihan dan taktik yang diterapkan pelatih. Jadi kami hanya perlu waktu agar semua pemain bisa memahami permainan yang diinginkan," kata Pratama Arhan.