Jadon Sancho Ukir Rapor Spesial Setelah Aston Villa Juara Liga Europa

Share

Jadon Sancho berhasil memenangkan trofi Liga Europa bersama Aston Villa pada musim 2025/26. Prestasi tersebut dipastikan setelah timnya mengamankan kemenangan telak 3-0 melawan SC Freiburg pada babak final hari Kamis dini hari WIB, seperti dilansir dari Bola.

Kemenangan ini membuat Jadon Sancho menorehkan rapor spesial dalam perjalanan kariernya. Pemain tersebut resmi menjadi pesepak bola pertama yang mampu mencapai tiga laga final kompetisi Eropa berbeda selama tiga tahun secara berturut-turut.

Dari tiga final kompetisi Eropa yang telah dijalani, Jadon Sancho berhasil meraih gelar juara berturut-turut dalam dua musim terakhir. Dia memenangkan trofi Conference League saat membela Chelsea pada musim lalu, kemudian disusul gelar Liga Europa bersama Aston Villa musim ini.

Catatan rekam jejak unik sang pemain dimulai pada musim 2023/24 yang lalu. Pada saat itu, dia merasakan atmosfer laga final kompetisi Eropa bersama Borussia Dortmund, namun harus rela menelan kekalahan 0-2 dari Real Madrid.

Di tengah prestasi tersebut, Juventus dan Napoli dikabarkan sedang menunjukkan ketertarikan mereka untuk memboyong pemain milik Manchester United tersebut. Masa depan Jadon Sancho di Old Trafford sendiri dilaporkan kian terancam karena dirinya telah dipersilakan untuk hengkang dari skuad.

Pada musim 2024/2025, Jadon Sancho mengangkat trofi juara Conference League bersama Chelsea setelah masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti dan turut menyumbangkan gol. Sementara pada musim 2025/26, dia kembali masuk dari bangku cadangan untuk membantu Aston Villa menundukkan Freiburg tiga gol tanpa balas.

Rangkaian pencapaian gemilang tersebut membuktikan bahwa sang pemain tetap mampu mengukir catatan luar biasa dalam karier profesionalnya. Hal ini terjadi meskipun perjalanan karier sepak bolanya sempat dinilai mengalami dinamika dan gejolak selama beberapa tahun belakangan.

Manajer Aston Villa, Unai Emery, mengutarakan bahwa dirinya sejak awal menginjakkan kaki di klub memang membawa ambisi yang besar. Kendati demikian, juru taktik tersebut menyadari bahwa target besar itu tidak akan bisa diraih sendirian tanpa adanya dukungan yang solid.

Pelatih yang kini telah menginjak usia 54 tahun tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap performa dan kontribusi dari pemilik klub, jajaran staf, hingga seluruh pemain. Unai Emery menilai seluruh elemen tim telah bergerak bersama demi menaikkan posisi klub ke tingkatan yang jauh lebih tinggi.

“Saya memang orang yang ambisius dan tentu saya membutuhkan dukungan. Pemilik klub, semua orang yang bekerja di klub, para pemain, mereka mengikuti kami,” ujar Emery kepada TNT Sports usai pertandingan.

“Kami melakukan semuanya bersama-sama. Tapi kami juga harus menetapkan ambisi dengan jelas dan realistis. Setiap langkah maju yang kami lakukan harus memiliki arti,” lanjut mantan pelatih Sevilla dan Villarreal tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author