Istri Siri Vicky Prasetyo Alami Trauma Akibat Ancaman Hak Asuh Anak
Fangfang, istri siri dari selebritas Vicky Prasetyo, dilaporkan mengalami tekanan psikologis berat dan trauma mendalam menjelang proses persalinannya akibat ancaman perebutan hak asuh anak. Dilansir dari Detik Hot, ketakutan tersebut memicu tim medis untuk mengambil tindakan cepat dengan memajukan jadwal operasi caesar demi menjaga kondisi kesehatan Fangfang yang menurun akibat stres. Kondisi emosional yang tidak stabil ini dipicu oleh pernyataan dari Vicky Prasetyo yang mengisyaratkan keinginan agar sang anak tinggal bersamanya setelah lahir.
Pihak kuasa hukum menilai situasi lingkungan sang suami saat ini tidak kondusif bagi tumbuh kembang anak mereka. "Salah satu alasan pada saat proses caesar kita nggak mau terlalu nge-blast. Itu karena, Fangfang sangat khawatir dengan statement VP yang mengatakan bahwa anaknya Fangfang harus tinggal sama dia," kata kuasa hukum Fangfang, Emmanuel Alvino melalui wawancara virtual.
Emmanuel Alvino menjelaskan bahwa kekhawatiran kliennya didasari oleh rekam jejak Vicky Prasetyo yang saat ini tengah menghadapi banyak laporan hukum dari berbagai pihak. Kondisi tersebut membuat Fangfang merasa tidak tenang jika harus kembali kepada suaminya.
"Bagaimana ya mau merawat anaknya Fangfang, kalau sekarang korban-korban VP ini sudah mulai banyak bermunculan dan melakukan laporan. Jikalau saya mengembalikan Fangfang ke VP beserta anaknya, hidup Fangfang pun juga nggak akan tenang karena VP ini akan menghadapi begitu banyak permasalahan hukum," terang Emmanuel Alvino. Kecemasan tersebut terus berlanjut selama masa pemulihan di rumah sakit, di mana Fangfang dilaporkan selalu berada dalam kondisi waspada. Ia merasa takut jika sewaktu-waktu suaminya datang untuk mengambil anak mereka secara paksa.
"'Abang Vino, aku takut anakku diambil sama VP kalau dia ke sini,'" ucap Emmanuel Alvino menirukan curhatan Fangfang. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, tim kuasa hukum memutuskan untuk memberikan pendampingan penuh di rumah sakit. Langkah ini diambil guna memastikan kondisi psikologis Fangfang kembali stabil dan merasa aman dari segala bentuk ancaman.
"Saya akan stay di sini sampai kondisinya mulai kondusif. Karena Fangfang itu selalu takut, 'Aduh Bang Vino aku takut anakku diambil sama VP kalau dia ke sini', ya saya akhirnya ke sini menemani Fangfang sampai kurang lebih Fangfang merasa tenang," pungkasnya.