Iptu Motalip Litiloly Raih Hoegeng Awards 2026 Kategori Tapal Batas
Kasat Samapta Polres Nduga Polda Papua Iptu Motalip Litiloly meraih penghargaan Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman di Jakarta Selatan pada Jumat (31/7/2026), dilansir dari Detikcom. Penghargaan tersebut diserahkan atas dedikasinya yang mengedepankan prinsip humanis serta pelayanan dengan hati di wilayah perbatasan.
Acara puncak pemberian penghargaan yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa ini menjadi ajang apresiasi bagi anggota kepolisian yang bertugas di daerah terpencil. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Motalip menegaskan komitmennya untuk menghindari kekerasan terhadap warga lokal.
"Mohon izin jenderal, pesan kami mungkin selama termotivasi dengan penghargaan yang ada, prinsip kami di Kabupaten Nduga cuma satu, bekerja bersama hati. Jangan ada yang lakukan kekerasan terhadap masyarakat Nduga di sana, demikian jenderal," ujar Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga.
Mendengar pesan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lantas menanyakan kebutuhan pribadi sang perwira selama bertugas di Papua.
"Ada permintaan pribadi kah?" tanya Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.
Iptu Motalip memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan kondisi minimnya fasilitas tempat tinggal bagi para personel di Markas Polres Nduga.
"Jenderal mohon izin untuk permintaan yang pertama mohon izin, dilihat dari kondisi situasi personel Polres Nduga saat ini, kami di sana belum ada perumahan untuk asrama, bahkan barak perwira itu diduduki oleh 3 orang. Kemudian barak bintara seperti di atas kapal, mohon jenderal berkenan kalau bisa di Polres Nduga itu berdiri polres, kemudian rumah dinas untuk kami personel di sana," jawab Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga.
Mendengar laporan fasilitas infrastruktur tersebut, Kapolri langsung menginstruksikan jajaran pejabat utama pimpinan Polri untuk segera menindaklanjutinya.
"Pak Wakapolri, Pak Astama Rena, Pak Aslog, setelah ini langsung dirapatkan, permintaan pasukan ini," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.
Selain fasilitas dinas, Iptu Motalip menyampaikan harapan pribadi terkait putrinya yang baru menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas.
"Jenderal kalau berkenan bisa termotivasi anak saya bisa mengganti saya untuk seorang Polri ke depan," ujar Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga.
Kapolri kemudian meminta Iptu Motalip untuk mengulang pernyataannya agar terdengar lebih jelas oleh para undangan yang hadir.
"Kurang keras, nggak dengar saya," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.
Iptu Motalip pun memperjelas permohonannya agar putrinya dapat mengikuti jejak kariernya di kepolisian.
"Mohon izin jenderal, kebetulan anak saya sudah tamat SMA berkenan untuk bisa penerus untuk anggota Polri untuk Polwan. Terima kasih," jawab Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga.
Program Hoegeng Awards 2026 merupakan kolaborasi detikcom bersama Polri yang membuka penjaringan sejak 27 Januari hingga 2 April 2026 dengan menerima sekitar sembilan ribu usulan masyarakat. Lima kategori yang dianugerahkan mencakup Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Berintegritas, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.
Proses seleksi dilakukan melalui verifikasi awal oleh panitia sebelum diserahkan kepada Dewan Pakar yang terdiri dari Dr. Mas Achmad Santosa, Gufron Mabruri, Alissa Qotrunnada Wahid, Putu Elvina, dan Dr. Habiburokhman. Setelah melalui tahap rapat Dewan Pakar dan uji publik pada 7–22 Mei 2026, nama-nama pemenang resmi ditetapkan.