Inggris Tekuk Meksiko 3-2 di Stadion Azteca
Tim nasional Inggris berhasil menembus babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga sengit babak 16 besar di Stadion Azteca, Mexico City, pada Minggu, 5 Juli 2026 malam waktu setempat. Kemenangan skuad asuhan Thomas Tuchel ini dipastikan lewat dua gol kilat Jude Bellingham serta eksekusi penalti Harry Kane, meski The Three Lions terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54 akibat kartu merah. Pertandingan di dataran tinggi berketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut tersebut sempat tertunda selama satu jam akibat hujan deras dan petir sebelum akhirnya menyajikan drama lima gol dan keributan antarpemain.
Jude Bellingham membuka keunggulan Inggris pada menit ke-36 setelah memanfaatkan umpan silang Bukayo Saka, dan menggandakan skor menjadi 2-0 hanya dalam waktu 98 detik kemudian setelah merebut bola dari kick-off Meksiko.
Catatan Opta menunjukkan Bellingham menjadi pemain pertama yang mencetak brace di Azteca pada Piala Dunia sejak Diego Maradona pada semifinal 1986, sekaligus melampaui rekor gol Piala Dunia milik Michael Owen dan Sir Bobby Charlton menurut Squawka. Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 sebelum jeda melalui tembakan voli Julian Quinones pada menit ke-42 setelah memanfaatkan sapuan kurang sempurna dari Ezri Konsa.
Ketegangan meningkat di babak kedua ketika Jarell Quansah melakukan pelanggaran keras terhadap Jesus Gallardo pada menit ke-53 yang memicu keributan di pinggir lapangan sebelum wasit asal Australia, Alireza Faghani, memberikan kartu merah setelah peninjauan VAR. Komentator James Fielden memberikan pandangannya mengenai pelanggaran keras tersebut melalui tayangan SBS.
"That’s a red card challenge. It’s horrible," kata James Fielden, komentator SBS. Meski kekurangan pemain, Inggris dihadiahi penalti setelah Anthony Gordon dilanggar, yang kemudian dieksekusi dengan sempurna oleh Harry Kane pada menit ke-60 untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1. Meksiko merespons sembilan menit kemudian melalui penalti Raul Jimenez setelah Harry Kane dinilai melanggar Brian Gutierrez di area terlarang, sehingga memperkecil skor menjadi 3-2 yang bertahan hingga 11 menit tambahan waktu usai.
Mantan asisten wasit final Piala Dunia 2010, Darren Cann, memberikan analisisnya mengenai keputusan kartu merah Quansah di BBC One.
"It is a clear red card," kata Darren Cann, mantan asisten wasit final Piala Dunia 2010. Cann menambahkan bahwa meskipun Quansah menyentuh bola terlebih dahulu, aturan pertandingan tetap menyatakan hal itu sebagai pelanggaran berat karena pul sepatunya mengenai tulang kering lawan secara jelas. "Quansah does play the ball first but that doesn't matter in the laws of the game," kata Darren Cann.
Ia menegaskan bahwa wasit tidak memiliki pilihan lain selain mengeluarkan kartu merah langsung kepada sang bek muda Inggris.
"He goes through and you can clearly see the studs on the shin. The referee has no choice but to show the red card," kata Darren Cann. Cann juga menilai keputusan penalti untuk Meksiko sudah tepat karena Kane tidak menyadari kedatangan pemain lawan dari belakang.
"100% a red card," kata Darren Cann. Ia menjelaskan situasi pelanggaran Kane yang tidak sengaja menendang kaki pemain Meksiko mirip dengan insiden penalti yang didapatkan Inggris saat melawan Luka Modric pada laga fase grup.
"It is a penalty," kata Darren Cann. Menurutnya, kontak tersebut tidak dapat dihindarkan dalam situasi perebutan bola di dalam kotak penalti. "Kane unfortunately does kick the Mexico player's foot.
It is a little bit similar to the [Luka] Modric kick which England got a penalty for in the first group game. Kane is unaware of the player coming in behind," kata Darren Cann.
Mantan penjaga gawang timnas Inggris, Joe Hart, turut sepakat bahwa seluruh keputusan krusial yang diambil oleh Alireza Faghani dalam laga tersebut sudah tepat.
"I think the referee has come to the right decision on all three [both penalties and the red card]," kata Joe Hart, mantan penjaga gawang Inggris. Hart mengakui sempat merasa sangat khawatir ketika melihat tayangan ulang dari ketiga insiden besar tersebut secara langsung. "I felt every single one… as soon as I saw the replays, my heart was in my mouth. Quansah deserved to go, Kane didn't get the ball and Gordon [for the England penalty] got to the ball first," kata Joe Hart.
Akibat kartu kuning yang diterima di akhir laga, Jude Bellingham dipastikan absen membela Inggris dalam pertandingan babak perempat final mendatang.