Indeks Kompas100 Menguat Tipis Ditopang Lonjakan Saham INET

Share

Laju Indeks Kompas100 berhasil mengakhiri perdagangan Selasa (18/8/2026) di zona hijau dengan kenaikan sebesar 1,62 poin atau 0,20 persen ke level 830,69. Penguatan indeks yang menampung 100 saham pilihan ini didorong oleh lompatan tajam sejumlah saham lapis kedua, meski tertahan oleh pelemahan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) memimpin daftar penguat terbesar setelah melonjak 24,79 persen atau 58 poin ke posisi Rp 292 per saham. Penguatan signifikan juga dicatatkan oleh PT Harum Energy Tbk (HRUM) yang naik 4,12 persen ke Rp 885, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang terkerek 4,03 persen ke Rp 645, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang melonjak 3,31 persen ke posisi Rp 7.800.

Di sektor properti dan infrastruktur, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) melesat 3,28 persen menjadi Rp 630, diikuti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang naik 2,52 persen ke Rp 610, serta PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) yang menguat 2,03 persen ke level Rp 151. Sementara itu, saham media PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turut menguat 2 persen ke Rp 204.

Emiten berbasis energi juga mencatatkan hasil positif dalam penutupan perdagangan tersebut. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 1,90 persen ke Rp 1.340, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 1,66 persen ke Rp 184, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) terkerek 1,58 persen ke Rp 2.570, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 1,34 persen ke Rp 1.515, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 0,95 persen ke Rp 5.300.

Di sisi lain, laju penguatan Kompas100 terhambat oleh tekanan jual pada sektor perbankan. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 1,28 persen ke Rp 3.080, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 1,10 persen ke Rp 3.590, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,79 persen ke Rp 6.300, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkikis 0,48 persen ke posisi Rp 4.150.

Pelemahan juga menimpa beberapa emiten besar lainnya seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang merosot 2,24 persen ke Rp 1.965, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang turun 1,95 persen ke Rp 3.010, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang melemah 1,90 persen ke Rp 1.550, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang turun 1 persen ke Rp 24.750, serta PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang terkoreksi 0,76 persen menjadi Rp 2.600.

Adapun sejumlah saham tercatat ditutup stagnan tanpa perubahan harga. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bertahan di level Rp 50, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) di Rp 1.790, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di Rp 800, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) di Rp 1.675, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) di Rp 725, dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tetap di harga Rp 101 per saham.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: finansial Kompas100 saham
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author