Indah Ningtyas Ungkap Kekesalan terhadap Komentar Poligami Netizen

Share

Istri komedian Rigen Rakelna, Indah Ningtyas, menyampaikan kritik keras terhadap netizen yang melayangkan komentar kurang sopan mengenai poligami di momen bahagianya, dilansir dari HaiBunda pada Senin (3/8/2026). Ungkapan keresahan tersebut disampaikan Indah melalui akun media sosial pribadinya usai mendapati ucapan nyeleneh dari salah satu pengguna internet di unggahan perayaan pernikahan mereka. "Benci banget sama orang-orang party pooper gini. Otaknya dimana sih, orang lagi ngerayain momen bahagia malah ditanya kapan poligami?!?!?!?!?!?” kata Indah.

Indah menegaskan ketidaknyamanannya atas gangguan situasi tersebut dan tidak ragu untuk menunjukkan kemarahannya di media sosial.

“Terserah deh dianggep apa, pokoknya kalo gini-gini gue ngamuk,” ujar Indah. Reaksi tanggapan yang meluap dari masyarakat kemudian direspons kembali oleh ibu empat anak ini pada unggahan terpisahnya.

“Kagetttt ramee banget ini ya Allah… Semoga setelah ini lebih banyak orang yang bisa lebih peka terhadap situasi sebelum komen, baik langsung ataupun di sosmed ya,” kata Indah. Ia juga meminta masyarakat agar memisahkan antara ranah pribadi serta kehidupan profesional sang suami sebagai figur publik.

“Tapi ngomong-ngomong, hal ini jangan di-compare sama pekerjaan suamiku ya. Saat dia bekerja, dia harus jalanin perannya dan semua yang terlibat di dalamnya adalah orang-orang yang profesional,” tutur Indah. Lebih lanjut, Indah menceritakan lingkungan kerja suaminya yang dinilai sangat sehat dan saling menghargai satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari. “Alhamdulillah in real life (di kehidupan nyata)…rekan kerja suamiku saling menghormati, saling menghargai, saling support, saling jaga, dan saling mengingatkan,” kata Indah.

Kekesalan tersebut murni ia tujukan kepada pengguna media sosial yang tidak mengenal situasi, tanpa melibatkan rekan kerja sang suami.

“Jadi InsyaAllah aku enggak marah sama teman-teman kerja suamiku. Cuma marah sama orang yang udahlah gatau siapa, gatau situasi pula komen begitu. Kecuali Rispo, kalo ngeselin tetap aku block,” ujar Indah.

Berbagai tanggapan netizen pun meramaikan kolom komentar, di mana sebagian besar memberikan dukungan moral serta dorongan edukasi batasan candaan. “Betul kak, untuk kebutuhan kerjaan (gimick), its ok kalo sama-sama setuju. Cuma harus di edukasi aja ke penonton kalo jokes itu bukan untuk diutarakan orang-orang yang bukan circle-nya terlebih di situasi yang ga pada waktu dan tempatnya..Sehat-sehat Kak Indah sekeluarga, komen aku di utas sebelumnya pun menegaskan hal ini yaa semoga tidak ada kesalahpahaman untuk semua pihak,” tulis akun @katoha****.

Bentuk simpati lain disampaikan netizen yang menyayangkan sikap kurang empati di media sosial saat ini.

“Peluuuuuukkkk kak indaahhhh, emang orang-orang suka menormalisasi kata-kata ‘ah baper lu’ daripada ‘maaf ya kak’,” tulis akun @fika****. Warganet juga mengingatkan agar netizen tidak sembarangan melontarkan candaan sensitif yang berisiko buruk.

“Kata gue mah netizen jangan sok akrab dehh dikira klean sedekat nadi kali apalagi soal ginian takut jadi doa taukkkk kata-kata ituuuhhh walaupun becanyandaaaa,” tulis akun @awk****. Pengalaman serupa turut dibagikan oleh netizen lain yang pernah mengalami situasi kurang menyenangkan terkait isu pernikahan di lingkungan kerja.

“Suamiku pernah dikasih buku ‘kiat poligami’ sama temen kantornya Ku inget terus orangnya, ga akan pernah ku maafin karna udah ga menghargai aku sebagai istri suamiku,” ujar akun @latifalak****.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author