Imran Nahumarury Beberkan Alasan Semen Padang Kalah dari Persebaya

Share

Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury sengaja menurunkan mayoritas pemain lokal saat timnya ditundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 0-7 dalam laga di Stadion Haji Agus Salim Padang pada Jumat (15/5/2026). Strategi tersebut sengaja diterapkan demi memberikan jam terbang bagi para pesepak bola daerah, sebagaimana dilansir dari Bola.

Klub berjuluk Kabau Sirah tersebut tampil hanya dengan satu legiuner asing, Guillermo Fernandez, sejak awal pertandingan. Keputusan menurunkan sepuluh pemain lokal ini membuat Semen Padang tertinggal dua gol pada babak pertama, sebelum akhirnya kebobolan lima gol tambahan di babak kedua setelah masuknya tiga pemain asing pengganti.

"Babak pertama taktik berjalan baik, meski tak sempurna. Babak kedua permainan kami agak berantakan. Kami hanya latihan sehari sebelum pertandingan ini. Tapi saya terimakasih kepada pemain yang mau berjuang hingga pertandingan selesai," kata Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.

Mantan jurutaktik Malut United itu menegaskan bahwa kebijakan menurunkan komposisi pemain lokal diambil karena Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.

"Kami sudah degradasi. Jadi saya putuskan memberi kesempatan pemain lokal agar mereka dapat pengalaman di Liga 1. Apalagi mereka melawan tim kuat seperti Persebaya," jelas Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.

Melalui kebijakan ini, Imran berharap para pesepak bola lokal, terutama yang berasal dari Padang, mempunyai pengalaman bertanding yang cukup untuk menghadapi kompetisi Championship pada musim mendatang.

"Musim depan Semen Padang main di Championship. Pemain lokal yang dari Padang supaya punya jam terbang jika mereka nanti masih dipertahankan manajemen," ungkap Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.

Ia juga meluruskan anggapan miring mengenai tingkat kepercayaannya terhadap kemampuan legiuner asing yang saat ini berada di dalam skuad Kabau Sirah.

"Maaf, saya bukannya tak percaya dengan pemain asing. Saya juga tak tahu siapa pemain asing yang akan dipertahankan musim depan. Tapi pandangan saya, pemain lokal, khususnya asal Padang, lah nanti yang tetap di tim ini. Dan, Insyaallah mereka yang akan menaikkan Semen Padang ke Liga 1 lagi," tutur Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.

Eksperimen serupa direncanakan bakal kembali berlanjut pada pertandingan terakhir Semen Padang musim ini ketika mereka melakoni laga tandang melawan Persija Jakarta.

"Selain pemain lokal yang tampil hari ini, saya punya rencana menurunkan beberapa pemain muda dari Akademi saat lawan Persija nanti. Saya amati kualitas mereka juga bagus. Yang terpenting, pemain lokal dan muda itu harus dapat pengalaman agar mentalnya makin kuat musim depan," papar Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.

Pertandingan pamungkas yang menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain muda dan lokal Semen Padang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author