Ilmuwan AS Buat Akun OnlyFans demi Pendanaan Penelitian Marmut

Share

Seorang ilmuwan di Colorado, Amerika Serikat, memanfaatkan platform OnlyFans untuk menggalang dana penelitian marmut yang telah berjalan lebih dari enam dekade. Langkah ini diambil usai pemotongan anggaran pemerintah pusat mengancam keberlangsungan proyek tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Kamis (6/8/2026).

Ahli biologi dari Rocky Mountain Biological Laboratory yang berafiliasi dengan UCLA, Dr. Daniel Blumstein, membuat akun bernama OnlyMarms. Akun tersebut mengunggah video kegiatan marmut perut kuning tanpa sensor di habitat aslinya guna mengumpulkan bantuan finansial.

Sejauh ini, kampanye digital tersebut berhasil mengumpulkan dana lebih dari USD 5.000 atau sekitar Rp 90 juta. Setelah dipotong biaya administrasi platform, laboratorium menerima sekitar USD 4.000 atau Rp 72 juta.

Proyek Marmut merupakan studi jangka panjang terlama kedua di dunia yang meneliti mamalia yang diidentifikasi secara individu. Penelitian ini membantu ilmuwan memahami faktor perubahan populasi mamalia meskipun spesies tersebut tidak berstatus terancam punah.

Inisiatif ini berawal dari kekhawatiran Blumstein atas ketidakpastian bantuan pemerintah pusat untuk riset lapangan. Ia terinspirasi dari sebuah tayangan televisi mengenai penggalangan dana kreatif saat mengamati hewan pengerat tersebut di lapangan.

"Marmut juga punya masalah keuangan. Mungkin kita harus melakukan sesuatu yang agak berani," pikirnya.

Blumstein kemudian mendiskusikan ide tersebut bersama para mahasiswanya yang membantu proses pembuatan akun. Kendala verifikasi identitas sempat terjadi karena sistem platform menandai ketidakcocokan antara foto profil marmut dan foto izin mengemudinya.

Video yang diunggah menampilkan perilaku alami hewan, seperti marmut betina yang mempertahankan liangnya dari pejantan serta momen saat mereka berjemur. Guna menjaga obyektivitas penelitian, para peneliti menandai hewan pengerat dengan kode warna dan nama unik seperti 'dans_hat' atau 'Citroën' alih-alih nama manusia.

Pendapatan dari OnlyFans diperkirakan belum sepenuhnya menutup pemotongan anggaran universitas. Namun, Blumstein menganggap kampanye ini efektif untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kelangsungan studi ilmiah jangka panjang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author