IHSG Pekan Kedua Agustus 2026 Ditutup Melema Tipis ke Level 6401
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan kedua Agustus, tepatnya periode 10 hingga 14 Agustus 2026, dengan koreksi tipis sebesar 0,12 persen ke level 6.401,88 dari posisi 6.409,65 pada pekan sebelumnya. Penurunan indeks terjadi di tengah pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar serta penurunan rata-rata transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Meskipun indeks acuan terkoreksi, nilai kapitalisasi pasar BEI justru mengalami peningkatan sebesar 0,28 persen. Total kapitalisasi pasar naik dari Rp11.212 triliun menjadi Rp11.243 triliun, atau mendapat tambahan sekitar Rp53 triliun dalam sepekan.
Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan penurunan secara menyeluruh. Rata-rata nilai transaksi harian turun 1,07 persen menjadi Rp15,21 triliun, sementara rata-rata volume transaksi harian merosot 14,86 persen menjadi 34,01 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi harian juga menyusut 9,67 persen menjadi 2,09 juta kali.
Laju IHSG sepanjang pekan tertekan oleh penurunan harga sejumlah saham kapitalisasi besar yang masuk dalam daftar top laggards. Saham PT Astra International Tbk (ASII) menjadi penekan utama setelah merosot 6,27 persen dan memberikan bobot negatif 13,03 poin terhadap indeks. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turut menekan sebesar 8,30 poin setelah melemah 3,32 persen.
Pelemahan juga terjadi pada saham-saham jajaran top losers harian. Saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) mencatatkan penurunan terparah hingga 49,3 persen menjadi Rp390, disusul PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang anjlok 18,2 persen ke level Rp466 per lembar saham.
Dari sisi transaksi pemodal asing, aksi jual bersih atau net sell tercatat mencapai Rp1,034 triliun pada perdagangan Jumat (14/8/2026). Nilai tersebut menambah akumulasi jual bersih investor asing sepanjang tahun 2026 hingga menyentuh angka Rp72,873 triliun. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi dua aset yang paling banyak dilepas asing dalam sepekan.
Namun, secara akumulasi mingguan, investor asing masih mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp689 miliar. Aliran dana masuk investor asing terpantau banyak mengalir ke saham-saham sektor perbankan dengan fundamental kuat, seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Pergerakan harian IHSG sepanjang pekan berlangsung dinamis. Indeks sempat menyentuh titik terendah pada Selasa (11/8/2026) di level 6.267,88, sebelum akhirnya memantul naik dan ditutup pada posisi tertingginya di level 6.401,88 pada Jumat (14/8/2026).
"Data perdagangan saham di BEI selama periode 10-14 Agustus 2026 ditutup dengan kinerja yang bervariasi," ujar Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI.
| Code | Price (%) | MCFF (trillion) | IHSG (points) |
|---|---|---|---|
| ASII | -6.27 | 84.68 | -13.03 |
| TLKM | -3.32 | 105.17 | -8.30 |
| IMPC | -11.91 | 18.40 | -5.72 |
| BMRI | -1.65 | 148.11 | -5.71 |
| AMMN | -2.95 | 78.25 | -5.48 |
| TPIA | -9.87 | 18.36 | -4.62 |
| BRPT | -3.11 | 47.21 | -3.48 |
| BBCA | -0.39 | 243.79 | -2.21 |
| BUMI | -3.21 | 28.94 | -2.21 |
| NSSS | -17.70 | 4.27 | -2.11 |
Secara keseluruhan, total volume perdagangan saham di BEI sepanjang pekan kedua Agustus 2026 mencapai 170,059 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp76,064 triliun.