IHSG Parkir di Level 6.093 pada Penutupan Sesi I Perdagangan 29 Juli 2026

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah hingga terkoreksi pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Rabu (29/7), seperti dilansir dari Detik Finance.

Indeks saham acuan pasar modal Indonesia tersebut melemah 0,60% ke level 6.093,59. Padahal, IHSG sempat dibuka menguat pada posisi 6.174,41 di pagi hari.

Pergerakan indeks sempat merosot hingga 1,60% ke titik terendahnya di level 6.029,32 dalam rentang perdagangan sesi pertama.

Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebesar 26,88 miliar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 16,85 triliun dari 1.254.426 kali frekuensi transaksi.

Pelemahan ini juga dialami oleh indeks LQ45 yang turun 0,08% ke level 607,518 pada penutupan sesi pertama.

Secara keseluruhan, pergerakan papan bursa mencatat 461 saham melemah, 176 saham menguat, dan 154 saham sisanya stagnan.

Koreksi IHSG dipicu oleh penurunan sejumlah saham emiten konglomerat besar di tanah air.

Saham milik Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), merosot 4,08% menuju posisi Rp 3.290 per saham.

Penurunan juga melanda emiten Grup Bakrie, PT Bakrie & Brother Tbk (BNBR), yang terpangkas 7,69% ke level Rp 96 per saham.

Selanjutnya, saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turut tertekan 7,14% hingga berada di harga Rp 715 per saham.

Di sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkikis 0,34% ke level Rp 2.920 per saham.

Sementara itu, harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bertahan stagnan pada posisi Rp 4.100 per saham.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author