IHSG Menguat ke Level 6.440 Akibat Optimisme Kebijakan Dovish

Share

Optimisme pasar terhadap arah kebijakan dovish bank sentral global mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026).

Indeks domestik melonjak 30,95 poin atau 0,48 persen menuju level 6.440,60 saat pembukaan. Sejalan dengan hal tersebut, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,16 poin atau 0,34 persen ke posisi 642,45.

Pergerakan positif pasar saham tanah air dipengaruhi oleh dinamika pasar komoditas serta perubahan ekspektasi terhadap suku bunga acuan AS.

"Turunnya peluang kenaikan suku bunga The Fed, penguatan harga emas dan koreksi harga minyak akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG, ” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Pelemahan data tenaga kerja Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi pasar menjadi pendorong utama munculnya sentimen positif dari mancanegara. Laporan NonFarm Payrolls (NFP) secara tidak terduga mencatatkan penurunan 23.000 lapangan kerja pada Juli 2026, setelah adanya revisi penambahan 20.000 pekerjaan pada Juni 2026.

Penurunan data tersebut menekan spekulasi kenaikan biaya pinjaman oleh bank sentral AS. Berdasarkan data LSEG, peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan September 2026 menyusut menjadi 43,9 persen dari sebelumnya 57 persen, sementara probabilitas penahanan suku bunga melonjak dari 43,2 persen menjadi 60,4 persen.

Di tingkat internasional, fokus investor tertuju pada negosiasi antara AS, Iran, dan negara-negara kawasan Timur Tengah terkait akses ke Selat Hormuz. Pasar juga mencermati rilis indikator ekonomi AS seperti CPI, PPI, penjualan ritel, serta indeks Michigan Consumer Sentiment.

Untuk agenda domestik, evaluasi bobot indeks MSCI diagendakan pada 12 Agustus 2026 dan berlaku efektif 31 Agustus 2026 dengan posisi MSCI masih membekukan penambahan saham baru dari Indonesia. Selain itu, pelaku pasar menantikan data Indeks Keyakinan Konsumen pada Senin (10/8), rilis data penjualan ritel dan sepeda motor pada Selasa (11/8), serta data penjualan mobil pada Jumat (14/8).

Pergerakan IHSG turut ditopang penguatan mayoritas bursa global pada sesi perdagangan Jumat (07/08), di mana indeks Euro Stoxx 50 menguat 0,33 persen, FTSE 100 naik 0,31 persen, DAX menguat 0,69 persen, dan CAC 40 naik 0,17 persen. Wall Street juga mengakhiri pekan lalu di zona hijau dengan Dow Jones naik 0,28 persen ke 54.036,93, S&P 500 menguat 0,62 persen ke 7.757,64, serta Nasdaq melesat 1,19 persen ke 29.722,08.

Tren positif berlanjut ke bursa regional Asia pada Senin pagi, ditandai oleh kenaikan indeks Nikkei sebesar 2,01 persen ke 66.924,30, Shanghai Composite naik 0,41 persen ke 3.956,17, Hang Seng menguat 0,50 persen ke 25.805,74, Kospi bertambah 0,45 persen ke 6.286,66, dan Straits Times menanjak 1,05 persen ke level 5.698,25.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author