IHSG Melemah 2,73 Persen ke Level 5.835 Pada 26 Juni 2026
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup tajam pada akhir paruh pertama perdagangan. Pergerakan indeks saham langsung berbalik arah setelah sempat bergerak menguat tipis saat pembukaan pasar.
Dilansir dari Detik Finance, data RTI Business menunjukkan IHSG melemah sebesar 2,73% ke posisi 5.835,11 pada penutupan sesi I. Padahal, indeks saham domestik ini sempat menyentuh posisi 6.045,25 di awal perdagangan.
Aktivitas perdagangan di paruh pertama mencatat volume saham yang ditransaksikan mencapai 11,70 miliar. Nilai transaksi yang terjadi secara keseluruhan telah menyentuh angka Rp 6,39 triliun.
Frekuensi transaksi saham di pasar modal sepanjang sesi pertama ini tercatat sebanyak 933.351 kali. Pelemahan juga melanda papan perdagangan utama LQ45 yang merosot sebesar 2,07% menuju posisi 575.559.
Kondisi pasar saat ini didominasi oleh koreksi massal dengan rincian 593 saham melemah. Sementara itu, terdapat 91 saham yang menguat dan 123 saham lainnya bergerak stagnan.
Penurunan indeks turut dipicu oleh melemahnya saham sejumlah perusahaan konglomerat secara bersamaan. Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRSM) milik Grup Bakrie dan Salim tercatat anjlok sebesar 9,72% menjadi Rp 492 per saham.
Selanjutnya, saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang dimiliki oleh Hapsoro mengalami penurunan sebesar 9,15% ke harga Rp 745 per saham. Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kepunyaan Prajogo Pangestu juga melemah 8,80% ke level Rp 570 per saham.