IHSG Dibuka Menguat 2,07 Persen ke Level 5.863 di Awal Perdagangan

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (3/7/2026). Hingga pukul 9.15 WIB, indeks mencatat kenaikan sebesar 118,7 poin atau setara dengan menguat 2,07% ke level 5.863.

Pergerakan positif ini berjalan senada dengan situasi di Bursa Asia, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz. Hampir seluruh indeks utama di Bursa Saham Asia yang telah memulai perdagangan terpantau bergerak di zona hijau.

Sejumlah bursa yang melesat bersama IHSG meliputi KOSPI (Korea Selatan), Hang Seng (Hong Kong), Topix (Jepang), KLCI (Malaysia), Shenzhen Comp. (China), PSEi (Filipina), NIKKEI 225 (Tokyo), CSI 300 (China), Shanghai Composite (China), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), dan Straits Times (Singapura).

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan volume transaksi mencapai 3,08 miliar saham. Nilai transaksi yang tercatat adalah Rp1,61 triliun dengan frekuensi sebanyak 197.049 kali.

Dalam pergerakan pasar pagi ini, tercatat sebanyak 417 saham bergerak menguat dan 108 saham mengalami pelemahan. Sementara itu, sebanyak 167 saham posisinya tidak bergerak.

Berdasarkan analisis dari BRI Danareksa Sekuritas, penguatan indeks terjadi di tengah aksi bargain hunting. Kondisi ini berlangsung meskipun sentimen domestik masih dibayangi defisit neraca perdagangan sebesar US$1,61 miliar, yang menjadi defisit pertama dalam enam tahun, serta inflasi Juni yang naik 0,44% month-to-month.

Pelaku pasar hari ini turut mencermati data non-farm payrolls Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penambahan 57 ribu tenaga kerja pada Juni. Angka ini jauh lebih rendah daripada ekspektasi sebesar 110 ribu, yang mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja akibat tingginya suku bunga acuan The Fed.

"Data ini berpotensi meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan menjadi sentimen positif bagi aset berisiko," papar BRI Danareksa Sekuritas.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas menjelang tutup pekan dengan rentang support 5.560 dan resistance 5.820.

"Penembusan di atas area resistance berpotensi membuka ruang penguatan lanjutan, didukung membaiknya sentimen global."

Adapun saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ISAT, ANTM, dan SGER.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas mencatat laporan non-farm payrolls menunjukkan penyerapan 57 ribu pekerjaan pada Juni 2026 mengalami penurunan dari 129 ribu pada Mei 2026, serta lebih rendah dari estimasi 115 ribu pekerjaan. Namun, tingkat pengangguran turun menjadi 4,2%, lebih rendah dari perkiraan 4,3%.

"Hal ini menimbulkan harapan investor bahwa The Fed berpeluang untuk menunda kenaikan suku bunganya," analisis Phintraco Sekuritas.

Dari sisi teknikal, penguatan IHSG pagi ini sukses menembus MA5 pada level 5760. Indikator MACD juga memperlihatkan penguatan histogram positif.

Saham-saham yang menjadi pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ANTM, BBCA, BMRI, TPIA, dan INDF.

Di sisi lain, CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan bahwa menguatnya Bursa Wall Street, kenaikan signifikan harga emas, serta penempatan kembali SAL di bank BUMN diprediksi menjadi sentimen positif di pasar.

Namun, berlanjutnya aksi jual investor asing dan pelemahan nilai tukar rupiah berpeluang menjadi sentimen negatif yang menahan laju indeks.

"IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.680–5.615 dan resistance 5.810–5.875," terang CGS International Sekuritas.

Saham-saham pilihan versi CGS International Sekuritas meliputi ANTM, INCO, ARCI, ISAT, BBCA, dan BMRI.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author