IHSG 12 Juni 2026 Menguat 2,68 Persen ke Level 6.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju positif hingga akhir perdagangan sesi I pada Jumat (12/6/2026). Penguatan ini membuat indeks saham domestik tersebut kembali menembus zona 6.000-an.
Seperti dilansir dari Detik Finance berdasarkan data RTI Business, IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 2,68% ke posisi 6.043,55. Sejak pasar dibuka, pergerakan indeks terpantau konsisten merangkak naik dari posisi awal di level 5.960,41.
Volume perdagangan yang terjadi hingga jeda siang mencapai 21,56 miliar lembar saham. Aktivitas pasar ini membukukan nilai transaksi sebesar Rp 11,84 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.364.802 kali.
Performa impresif juga ditunjukkan oleh indeks kelompok saham unggulan LQ45 yang melonjak 3,21% ke level 605.658. Secara keseluruhan, peta pergerakan saham mencatat 610 emiten mengalami kenaikan, 101 emiten melemah, dan 100 emiten bergerak mendatar atau stagnan.
Beberapa emiten di dalam jajaran LQ45 terpantau mencetak pertumbuhan nilai yang signifikan. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi salah satu saham yang melesat tinggi dengan kenaikan sebesar 13,58% menuju harga Rp 4.850 per lembar.
Selanjutnya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turut menanjak 10,58% menjadi Rp 1.620 per saham. Tren positif ini diikuti oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat 9,80% ke level Rp 3.360 per saham.
Sektor perbankan juga memberikan kontribusi besar terhadap penguatan indeks bursa. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berada di posisi terdepan dengan kenaikan 4,29% ke harga Rp 6.075 per saham, disusul oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang naik 4% menjadi Rp 3.640 per saham.