Hyundai Sediakan 250 Unit Mobil Pengganti Premium Termasuk IONIQ 5
PT Hyundai Motors Indonesia meluncurkan layanan purnajual baru melalui Hyundai Premium Courtesy Car Program untuk mempermudah mobilitas pelanggan. Program ini dapat diakses oleh seluruh pemilik kendaraan di jaringan bengkel resmi Hyundai di Indonesia. Fasilitas ini bertujuan membantu konsumen agar tetap dapat menjalankan aktivitas harian seperti bekerja dan urusan keluarga.
Layanan mobil pengganti ini diberikan secara gratis selama kendaraan operasional milik pelanggan sedang menjalani masa perbaikan. Seperti dilansir dari Detik Oto, program purnajual ini berlaku untuk semua tipe kendaraan tanpa ada batasan tahun produksi maupun jarak tempuh. Guna mendukung kenyamanan tersebut, pihak pabrikan telah menyebar lebih dari 250 unit courtesy car di berbagai wilayah tanah air.
Unit kendaraan yang disediakan juga mencakup mobil listrik premium seperti Hyundai IONIQ 5, bergantung pada ketersediaan di setiap dealer. Terdapat beberapa kriteria utama yang harus dipenuhi oleh konsumen untuk menikmati fasilitas peminjaman ini.
Fasilitas kendaraan pengganti ini diberikan apabila mobil konsumen memenuhi kriteria waktu pengerjaan yang telah ditetapkan. Kendaraan yang masuk kategori perbaikan umum atau general repair harus memiliki estimasi waktu pengerjaan lebih dari 1×24 jam. Sementara itu, bagi kendaraan yang memerlukan perbaikan bodi dan cat atau body & paint repair, waktu pengerjaan minimal harus lebih dari 14×24 jam. Batas waktu maksimal peminjaman unit pengganti ini diatur hingga 17 hari oleh pihak perusahaan.
Durasi tersebut masih dapat diperpanjang kembali sesuai dengan kebutuhan pelanggan setelah mendapatkan persetujuan dari pihak dealer resmi. Model kendaraan pengganti yang disediakan bervariasi mulai dari CRETA, STARGAZER, hingga IONIQ 5.
Kesempatan Merasakan Pengalaman Mobil Listrik
Pemilik kendaraan model STARGAZER dan CRETA juga berkesempatan untuk menggunakan model kendaraan listrik premium selama masa perbaikan. Kesempatan peminjaman IONIQ 5 ini diberikan selama unit penunjang tersebut masih tersedia di bengkel terkait.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi agen pemegang merek dalam memberikan pengalaman langsung berkendara dengan ekosistem kendaraan listrik kepada konsumen. Kehadiran program ini diharapkan dapat meminimalkan risiko terganggunya agenda harian yang telah disusun oleh pemilik kendaraan.