Hyundai Minta Maaf Buntut Keluhan Kelistrikan Ioniq 5 Aa Juju

Share

Manajemen PT Hyundai Motors Indonesia dan pihak diler menyampaikan permohonan maaf terbuka menyusul keluhan teknis mobil listrik Ioniq 5 serta buruknya pelayanan purna jual yang dialami influencer Aa Juju di Jakarta.

Gelombang kritik publik mencuat setelah kendaraan listrik berharga ratusan juta rupiah milik sang konten kreator mengalami kegagalan fungsi pengisian daya cepat DC kilat, layar kendali utama mati total, hingga mogok akibat aki bantu 12 Volt yang tersedot habis saat dalam posisi parkir paralel.

Penanganan resmi yang lambat di diler Hyundai Gowa Fatmawati memicu perselisihan sengit saat pemilik kendaraan mendatangi lokasi untuk meminta penjelasan teknis mengenai batas aman fitur parkir paralel tersebut.

Pihak pabrikan menegaskan telah memulai investigasi internal guna menyelesaikan seluruh gangguan sistem komunikasi data modul elektronik pada unit terkait secara komprehensif.

"Kami telah menerima masukan tersebut dan saat ini tengah melakukan penanganan serta penelusuran secara menyeluruh untuk memastikan langkah penyelesaian terbaik bagi pelanggan," ucap Head of Brand Interactive Hyundai Motors Indonesia, Rouli Sijabat.

Keluhan mengenai ketidakmampuan mekanik menangani gangguan sistem purna jual ini sempat membuat konsumen harus mencari solusi mandiri melalui internet akibat minimnya respons tanggap dari staf pemasaran.

"Ini mobil bikin gue sampai berobat ke psikolog karena bikin gue stres. Udah gitu aftersales-nya juga bikin gue sangat stres," ujar Influencer & Konsumen Hyundai Ioniq 5, Aa Juju.

Kekecewaan pemilik kendaraan kian memuncak ketika proses komunikasi dengan staf diler di Fatmawati tidak membuahkan solusi atas masalah teknis yang membelit armada ramah lingkungan tersebut.

"Udah ngotak-ngatik kalah sama gue nyari di internet," kata Aa Juju.

Menanggapi sorotan tajam publik dan netizen atas sikap defensif yang sempat diperlihatkan saat berdiskusi dengan konsumen, pihak jajaran manajemen diler akhirnya merilis pernyataan resmi.

"Saya Widay, atas nama pribadi berniat ingin meminta maaf kepada Kakak Juju atas sikap pelayanan saya yang tidak baik dan tidak semestinya," tutur Sales Supervisor Hyundai Gowa Fatmawati, Widay.

Selain menyampaikan permohonan maaf langsung kepada pemilik unit, penanggung jawab operasional tim penjualan tersebut menyatakan siap menerima tindakan korektif dari manajemen atas kegaduhan yang timbul.

"Saya selaku atasan daripada sales yang bernama Adel, siap bertanggung jawab penuh menerima konsekuensi ini atas video yang telah beredar. Saya juga siap menerima konsekuensi yang akan diberikan kepada saya oleh tempat perusahaan di mana saya bernaung atas sikap pelayanan saya yang tidak sesuai dengan standarisasi yang sudah perusahaan tentukan," kata Widay.

Pihak diler memastikan akan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum perbaikan menyeluruh terhadap standar pelayanan konsumen di seluruh jaringan penjualan mereka.

"Melalui kejadian ini, saya menjadikan pelajaran ke depannya untuk memperbaiki kualitas pelayanan saya terhadap konsumen-konsumen, terlebih khusus kepada konsumen Hyundai Gowa Fatmawati. Kiranya video permohonan maaf saya me ini bisa diterima," ujar Widay.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author