Hossam Hassan Protes Wasit Lewat Isyarat Silang Tangan
Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan memicu kontroversi besar setelah mengacungkan isyarat tangan berbentuk huruf "X" kepada wasit François Letexier pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Argentina yang berakhir dengan kekalahan Mesir 3-2. Ketegangan memuncak pada menit ke-98 ketika wasit asal Prancis tersebut memberikan kartu kuning kepada salah satu staf kepelatihan Mesir, yang kemudian direspons oleh Hassan melalui aksi protes menggunakan simbol persilangan tangan tersebut. Skuat Mesir melayangkan protes keras karena menganggap ada pelanggaran yang diabaikan wasit sebelum gol penyama kedudukan Lionel Messi, yang mirip dengan pelanggaran yang membatalkan gol Mesir sebelumnya.
Isyarat menyilangkan tangan di pergelangan tangan sendiri secara resmi diadopsi dalam protokol FIFA sejak Kongres ke-74 di Bangkok pada 17 Mei 2024 sebagai simbol anti-diskriminasi untuk melaporkan tindakan rasisme di lapangan.
Meski demikian, gerakan silang tangan ini juga mengingatkan publik pada aksi pelatih José Mourinho pada tahun 2010 yang menyimbolkan borgol sebagai bentuk penghinaan kepada wasit hingga berujung sanksi larangan mendampingi tim. Setelah insiden tersebut, Hossam Hassan meluapkan kemarahan mendalam atas kepemimpinan wasit dalam konferensi pers pascapertandingan.
"Où est la justice dans le sport ? Où est la justice dans le football ? Je ne vais pas tourner autour du pot : nous avons été victimes d’une injustice flagrante aujourd’hui." ujar Hossam Hassan, Pelatih Timnas Mesir. Hassan juga mengungkapkan bahwa Federasi Sepak Bola Mesir sebenarnya telah mengajukan keberatan atas penunjukan wasit asal Prancis tersebut sebelum laga dimulai.
"C’était ma façon d’exprimer ma position et de défendre mes droits, et je ne regarderai plus aucun match de ce tournoi" kata Hossam Hassan, Pelatih Timnas Mesir.