Hibernian Takluk 0-2 dari Malisheva di Kualifikasi Conference League
Klub asal Skotlandia, Hibernian, menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas klub Kosovo, Malisheva, pada laga leg pertama babak kualifikasi kedua Conference League di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, Kamis (23/7/2026).
Hasil minus ini menempatkan skuad asuhan David Gray dalam situasi sulit untuk melangkah ke babak selanjutnya. Pasalnya, mereka harus mengejar defisit dua gol pada laga leg kedua di Stadion Easter Road pekan depan.
Malisheva membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol jarak dekat Kreshnik Uka memanfaatkan umpan tarik Arlind Veliu. Memasuki babak kedua, pemain pinjaman Hibernian, Nathan Lowe, sempat mendapat dua peluang emas namun tembakannya hanya mengenai tiang gawang dan melenceng dari sasaran.
Tuan rumah justru berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-90 lewat serangan balik cepat yang diselesaikan oleh pemain pengganti, Valjmir Nafiu, setelah menerima umpan dari Uka.
Kekalahan ini mengecewakan Hibernian yang hanya mampu menurunkan satu pemain baru di susunan pemain utamanya, yakni Nathan Lowe. Beban tim makin berat lantaran sejumlah pemain kunci seperti Callum Wright, Ante Suto, Jamie McGrath, dan Nicky Cadden harus absen akibat cedera.
Pelatih kepala Hibernian, David Gray, memberikan tanggapannya atas kekalahan mengecewakan yang dialami timnya tersebut.
"Saya tidak akan membuat alasan apa pun. Saya tidak akan datang dengan alasan apa pun sama sekali," kata David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.
Gray menilai penampilan anak asuhnya jauh di bawah standar yang diharapkan pada laga kompetitif pertama mereka musim ini.
"Segala hal yang saya kira akan terjadi pada pertandingan hari ini dalam hal apa yang akan dilakukan lawan, saya pikir memang terjadi. Seperti yang telah saya katakan, intensitas agresif itu, transisi saat mereka mencetak gol kedua, terutama ketika Anda melihat bagaimana mereka melakukan serangan balik ke kami, semua yang kami duga akan terjadi," ujar David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.
Ia menekankan bahwa performa secara keseluruhan tidak memenuhi syarat untuk memenangkan pertandingan di level Eropa.
"Bagian terbesar hari ini adalah kenyataan bahwa kami jauh di bawah level yang dibutuhkan," kata David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.
Menurutnya, tidak ada satu pun pemain di lapangan yang tampil dalam performa terbaik mereka.
"Itu bukan hanya satu atau dua pemain. Untuk memenangkan pertandingan sepak bola di level mana pun, apalagi sepak bola Eropa, Anda harus memiliki level permainan yang cukup baik di seluruh tim," ujar David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.
Ia juga menegaskan tidak akan bersembunyi di balik alasan untuk membela penampilan skuadnya.
"Saya rasa tidak ada satu pun pemain hari ini yang bisa mengangkat tangan dan berkata, 'Saya berada di puncak kemampuan terbaik saya hari ini,'" kata David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.
Kekalahan dari klub berusia 10 tahun tersebut menjadi tanggung jawab penuh dirinya untuk segera diperbaiki sebelum melakoni laga kandang pekan depan.
"Tim, individu, kolektif, saya bisa bicara tentang kualitas, saya bisa bicara tentang segalanya. Saya bisa membuat alasan apa pun untuk membelanya. Saya tidak akan melakukannya sama sekali," ujar David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.
Gray menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen perbaikan untuk pertandingan berikutnya.
"Saya tidak akan membelanya. Adalah tanggung jawab saya untuk memperbaikinya. Itu adalah cerminan dari tim saya, yang tidak sesuai dengan standar yang dapat diterima untuk klub sepak bola ini kapan pun," kata David Gray, Pelatih Kepala Hibernian.