HAS Pictures Bantah Paksaan Terhadap Ratu Sofya dalam Syuting Film
Produser HAS Pictures Reza Aditya membantah keras adanya unsur pemaksaan terhadap aktris Ratu Sofya terkait pelaksanaan adegan intim dalam proses pembuatan film perdana rumah produksi tersebut.
Pernyataan ini dikeluarkan di Kemang, Jakarta Selatan, guna merespons pengakuan Ratu Sofya dalam sebuah tayangan podcast mengenai ketidaknyamanannya saat melakukan adegan tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pihak rumah produksi mengaku terkejut lantaran seluruh tahapan persiapan yang memakan waktu lebih dari satu bulan telah dibahas sejak awal serta mendapatkan pendampingan dari ayah sang aktris.
"Iya betul. Ya jadi sebenarnya kita syok sih kita kaget gitu dengan statement-nya Ratu di podcast tersebut karena dia bilang gak nyaman apa segala macam," kata Reza Aditya, Produser HAS Pictures.
Reza Aditya juga menjelaskan bahwa pihak manajemen telah memfasilitasi pemeran pengganti atau body double sejak awal proyek berjalan atas pengetahuan orang tua pemeran utama.
Menurut keterangan Co-Produser Putri, Ratu Sofya secara sukarela memilih untuk memerankan sendiri adegan tersebut tanpa pemeran pengganti karena menganggap porsinya tidak vulgar.
Langkah tersebut diambil murni untuk kepentingan pengembangan alur cerita film dan pihak produksi berkomitmen menjaga reputasi para aktor, termasuk keterlibatan Irish Bella sebagai eksekutif produser.
"Kita juga gak bikin film porno. Kita film yang normal biasa lah ada alur ceritanya," ujar Reza Aditya, Produser HAS Pictures.
Klarifikasi ini ditutup dengan penegasan dari produser bahwa tidak ada tekanan psikologis maupun fisik yang diberikan kepada sang aktris selama masa pengambilan gambar berlangsung.