Harga Perak Naik Menembus 58 Dolar As akibat Spekulasi Bunga AS
Harga perak bergerak menguat hingga melewati level 58,00 dolar AS per troy ons pada perdagangan Asia hari Senin, 3 Agustus 2026. Kenaikan ini dipicu oleh perubahan sentimen pasar global setelah munculnya sinyal pembukaan kembali dialog diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.
Penguatan aset logam mulia ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana kelanjutan negosiasi damai dengan pihak Iran. Isyarat diplomasi tersebut secara langsung menekan harga minyak dunia dan meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap lonjakan inflasi global.
Selain faktor geopolitik Timur Tengah, pergerakan komoditas ini sangat dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat. Keputusan Bank Sentral AS untuk mempertahankan suku bunga acuan pada rentang 3,50 persen hingga 3,75 persen sempat memicu reli singkat pada harga perak sebelum tertahan kenaikan imbal hasil obligasi.
Terdapat penolakan dari tiga pejabat internal Bank Sentral AS yang menginginkan kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin. Kondisi tersebut membuat pasar keuangan saat ini memperhitungkan probabilitas sekitar 65 hingga 68 persen bagi kenaikan suku bunga pada pertemuan September mendatang.
Analis dari Commerzbank memberikan pandangannya terkait keterbatasan ruang kenaikan harga logam mulia di tengah ketatnya kebijakan moneter AS.
"Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed yang berlanjut diperkirakan akan menahan kenaikan harga emas," kata analis Commerzbank.
Tekanan bagi perak juga datang dari pergerakan imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 30 tahun yang melampaui level 5,20 persen. Lonjakan yield ke level tertinggi sejak 2007 tersebut memperkuat nilai tukar dolar AS dan memicu aksi jual pada aset tanpa imbal hasil.
Fokus perhatian investor minggu ini tertuju pada rilis data tenaga kerja Amerika Serikat, termasuk laporan JOLTS, data ADP, serta data ketenagakerjaan bulanan pada hari Jumat. Data pasar kerja ini menjadi indikator penentu arah pergerakan dolar AS dan harga perak selanjutnya.