Harga Emas Dunia Melonjak Imbas Harapan Perdamaian Timur Tengah
Harga emas dunia di pasar spot melonjak hingga 1,35 persen ke level US$ 4.577,9 per troy ons pada perdagangan Senin (25/6/2026) pukul 06:34 WIB akibat sentimen positif perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, dilansir dari Bloomberg Technoz.
Lonjakan komoditas tersebut dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap potensi perdamaian setelah Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mendekati kesepakatan akhir untuk menyudahi konflik bersenjata yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu.
Laporan dari Bloomberg News menyebutkan pembicaraan kedua negara kini berfokus pada pemilihan bahasa formal di dalam dokumen perjanjian, yang diperkirakan bakal rampung dalam kurun waktu beberapa hari ke depan.
Sebelum kesepakatan tersebut mencuat, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio sempat menyampaikan pernyataan bahwa informasi positif mengenai situasi di Selat Hormuz akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
"Hubungan kami dengan Iran menjadi lebih produktif dan profesional. Mereka menyadari bahwa tidak bisa mengembangkan atau membeli senjata nuklir maupun bom," cuit Presiden AS Donald Trump di media sosial, akhir pekan lalu.
Di sisi lain, munculnya harapan damai ini justru menekan pasar energi dengan jatuhnya harga minyak mentah jenis Brent sebesar 5,29 persen ke posisi US$ 98,04 per barel, yang menjadi level di bawah US$ 100 pertama sejak 20 April lalu.
Kondisi penurunan harga energi tersebut dinilai berpotensi meredam risiko inflasi global, sehingga memberikan ruang bagi bank-bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter mereka melalui penurunan suku bunga acuan.
Emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil cenderung diuntungkan dalam iklim suku bunga rendah, karena biaya peluang untuk memegang logam mulia menjadi lebih kecil bagi para pelaku pasar.
Secara analisis teknikal harian, pergerakan emas sebenarnya masih berada di zona bearish dengan indikator Relative Strength Index 14 hari di angka 40 dan Stochastic RSI 14 hari menyentuh level 20 yang menandakan kondisi jenuh jual.
Proyeksi perdagangan menempatkan target resisten emas hari ini pada kisaran US$ 4.603 hingga US$ 4.651 per troy ons dengan batas optimistis di US$ 4.660, sementara area support terdekat diprediksi berada pada rentang US$ 4.575 sampai US$ 4.543 per troy ons.