Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp2.612.000 Per Gram
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan harga emas batangan stagnan di level Rp2.612.000 per gram pada perdagangan Minggu (26/7/2026). Angka tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan posisi pada Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga tertahan di posisi Rp2.352.000 per gram. Angka buyback ini tidak berubah setelah sempat naik sebesar Rp7.000 per gram pada perdagangan hari sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan posisi sepekan lalu pada 19 Juli 2026, pergerakan harga emas Antam mencatatkan penurunan tipis sebesar Rp2.000 dari harga awal Rp2.614.000 per gram. Penurunan pekan lalu sempat tertahan berkat kenaikan Rp7.000 pada Sabtu lalu usai harga anjlok Rp35.000 pada Jumat sebelumnya.
Di Butik Emas Logam Mulia Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, varian emas batangan dijual dalam beragam ukuran berat. Untuk pecahan terkecil 0,5 gram dibanderol Rp1.356.000, sedangkan pecahan 2 gram dan 5 gram masing-masing dijual seharga Rp5.164.000 dan Rp12.835.000.
Perbedaan nominal harga per gram pada setiap pecahan emas terjadi karena adanya tambahan biaya pencetakan. Kondisi ini membuat emas batangan ukuran kecil memiliki harga per gram yang lebih mahal dibanding ukuran yang lebih besar.
| Ukuran (gram) | Harga 26 Juli 2026 (Rp) | Harga 25 Juli 2026 (Rp) | Perubahan (Rp) |
|---|---|---|---|
| 0.5 | 1.356.000 | 1.356.000 | 0 |
| 1 | 2.612.000 | 2.612.000 | 0 |
| 2 | 5.164.000 | 5.164.000 | 0 |
| 3 | 7.721.000 | 7.721.000 | 0 |
| 5 | 12.835.000 | 12.835.000 | 0 |
| 10 | 25.615.000 | 25.615.000 | 0 |
| 25 | 63.912.000 | 63.912.000 | 0 |
| 50 | 127.745.000 | 127.745.000 | 0 |
| 100 | 255.412.000 | 255.412.000 | 0 |
| 250 | 638.265.000 | 638.265.000 | 0 |
| 500 | 1.276.320.000 | 1.276.320.000 | 0 |
| 1000 | 2.552.600.000 | 2.552.600.000 | 0 |
Sesuai dengan ketentuan regulasi, setiap transaksi pembelian emas batangan Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen untuk pemilik NPWP dan 0,5 persen bagi non-NPWP. Sesuai laporan CNBC Indonesia, PPh Pasal 22 juga berlaku untuk buyback di atas Rp10 juta dengan tarif 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi pemegang non-NPWP.