Harga BBM Dexlite dan Pertamina Dex 1 Juni 2026 Turun
PT Pertamina Patra Niaga secara resmi melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Jawa.
Kebijakan penyesuaian ini membuat banderol Dexlite dan Pertamina Dex menjadi lebih murah dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Langkah penurunan harga bbm nonsubsidi tersebut mulai diberlakukan secara efektif per tanggal 1 Juni 2026.
Dikutip dari Moladin, harga Dexlite kini mengalami penurunan menjadi Rp23.000 per liter dari yang sebelumnya berada di angka Rp26.000 per liter.
Sementara itu, Pertamina Dex sekarang dipatok pada angka Rp24.800 per liter setelah sebelumnya menyentuh nominal Rp27.900 per liter.
Penurunan harga yang mencapai lebih dari Rp3.000 per liter ini secara langsung memberikan dampak positif terhadap operasional kendaraan bermesin diesel.
Para pemilik kendaraan dengan kapasitas tangki bahan bakar yang besar kini dapat menghemat pengeluaran logistik mereka secara signifikan.
Pengurangan nominal harga per liter ini memberikan efek yang sangat nyata ketika pengguna melakukan pengisian bahan bakar hingga kapasitas maksimal.
Mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) dengan basis sasis tangga (ladder frame) menjadi kelompok kendaraan yang mendapatkan keuntungan paling besar.
Model kendaraan seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport yang kerap dipakai untuk perjalanan jarak jauh kini memerlukan biaya pengisian yang lebih ringan.
Sebagai gambaran, Toyota Fortuner yang dibekali dengan tangki berkapasitas 80 liter kini memerlukan dana Rp1.840.000 untuk pengisian penuh Dexlite.
Angka pengisian penuh tersebut menunjukkan adanya penghematan sebesar Rp240.000 jika dibandingkan dengan pengeluaran bulan lalu yang mencapai Rp2.080.000.
Apabila pemilik Toyota Fortuner memilih menggunakan Pertamina Dex, biaya pengisian penuh saat ini tercatat sebesar Rp1.984.000.
Nominal pengisian Pertamina Dex tersebut lebih murah sebesar Rp248.000 dari total pengeluaran sebelumnya yang menyentuh Rp2.232.000.
Kondisi penurunan harga ini memberikan angin segar bagi konsumen di tengah tingginya tingkat mobilitas harian dan tuntutan efisiensi biaya.
Harga BBM Subsidi Pertalite dan Biosolar Tidak Berubah
Berbeda dengan kelompok bbm nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga memilih untuk tidak mengubah harga jual untuk jenis bbm bersubsidi.
Bahan bakar jenis Pertalite terpantau masih dipertahankan pada angka Rp10.000 per liter oleh pihak perusahaan.
Kebijakan yang sama juga berlaku untuk Biosolar subsidi yang harga jualnya tetap dipatok senilai Rp6.800 per liter.
Untuk kelompok bbm umum jenis bensin, harga Pertamax di wilayah Jawa masih konsisten berada di level Rp12.300 per liter.
Selanjutnya, produk Pertamax Green 95 juga tidak mengalami perubahan harga dan tetap dipasarkan senilai Rp12.900 per liter.
Penyesuaian berkala pada lini Dexlite dan Pertamina Dex ini dapat menekan biaya operasional tanpa mengubah pola konsumsi bahan bakar kendaraan.