Harga Air Mineral Piala Dunia 2026 Tuai Kritik Publik
Lonjakan biaya operasional bagi penonton Piala Dunia 2026 memicu gelombang protes akibat tingginya harga kebutuhan pokok di dalam area stadion. Keluhan para suporter mencuat setelah tarif sebotol air mineral dilaporkan menembus angka Rp 150 ribu selama pertandingan uji coba di Florida.
Sebagaimana dilansir dari Detik Travel, ketetapan harga komoditas tersebut menjadi bahan perdebatan sengit di media sosial. Penonton mengeluhkan nominal komersial yang tidak rasional, terutama karena pasokan air minum merupakan kebutuhan dasar di tengah bayang-bayang cuaca panas ekstrem turnamen.
Berdasarkan laporan Open Magazine pada Rabu (17/6/2026), satu botol air mineral pada laga uji coba antara Inggris dan Selandia Baru di Stadion Raymond James dihargai USD 8,75. Tidak hanya air minum, produk minuman beralkohol jenis bir kalengan berukuran besar dipatok dari USD 16,75 hingga USD 18 per botol.
Kenaikan tarif ini juga terjadi pada sektor penjualan tiket pertandingan resmi. Tiket untuk laga pembuka yang berlangsung di Meksiko saat ini ditawarkan dengan harga mulai dari USD 3.000 hingga USD 10.000 di berbagai platform penjualan digital.
Merespons situasi tersebut, aparat penegak hukum di New York dan New Jersey telah meluncurkan investigasi resmi sejak 28 Mei lalu. Penyelidikan difokuskan pada dugaan manipulasi ketersediaan tiket oleh FIFA melalui metode penetapan harga bertingkat untuk mendongkrak nilai jual di pasar.